Ronald Koeman Mundur sebagai Pelatih Belanda Usai Tersingkir di Piala Dunia
Ronald Koeman mengundurkan diri sebagai pelatih kepala timnas Belanda pada Selasa (16/6) setelah timnya tersingkir di babak 32 besar Piala Dunia.
Belanda kalah adu penalti 3-2 dari Maroko di Monterrey, yang memicu keputusan Koeman untuk mundur dan mengisyaratkan pensiun dari dunia kepelatihan.
>>> Gelombang Panas Ekstrem Ancam 44 Juta Warga AS Jelang Libur 4 Juli
KNVB melaporkan bahwa pemain Belanda Justin Kluivert, Quinten Timber, dan Crysencio Summerville menerima pelecehan rasis secara daring setelah gagal mengeksekusi penalti.
Kritik Taktik dan Pembelaan Koeman
Koeman mendapat kritik tajam karena mengubah formasi tradisional 4-3-3 menjadi sistem bertahan dengan lima bek dan dua gelandang.
Mantan pemain internasional Belanda Rafael van der Vaart menilai perubahan taktik itu tidak tepat, terutama melawan lini tengah Maroko yang kuat.
Van der Vaart menyebut Frenkie de Jong tampil buruk dan menganggap turnamen ini sebagai bencana.
Koeman membela keputusannya dan mengatakan akan melakukan hal yang sama jika diberi kesempatan lagi.
Ia juga mengeluhkan reaksi publik yang mengecam pemilihan lima bek, padahal jika gol penyeimbang tidak terjadi, ia akan dipuji.
Alasan Pribadi di Balik Pengunduran Diri
Dalam pengumuman resmi di media sosial, Koeman mengatakan bahwa keputusan ini diambil karena target turnamen tidak tercapai.
Ia juga menyebut faktor keluarga, terutama kondisi kesehatan istrinya, Bartina, yang sedang berjuang melawan penyakit.
>>> Bristol NHS Trust Pertimbangkan Satukan Layanan Darurat ke Satu Rumah Sakit
Koeman mengaku bersyukur atas dukungan istrinya yang tetap mendorongnya menyelesaikan tugas sebagai pelatih kepala.
Ia menegaskan bahwa kesehatan lebih berharga daripada sepak bola, dan pengalaman ini mengubah perspektifnya.
Sebelum mundur, Koeman sempat mengatakan perlu waktu untuk mengevaluasi masa depannya.
Mantan pemain Belanda Ibrahim Affelay mengkritik dominasi lini tengah Maroko yang menguasai pertandingan dengan gaya permainan ala Belanda.
Pelatih Maroko Mohamed Ouahbi mengaku terkejut dengan formasi bertahan Belanda dan menganggapnya sebagai bentuk rasa hormat.
Direktur Teknis KNVB Nigel de Jong mengakui bahwa target semifinal tidak tercapai dan tim masih jauh dari level yang diharapkan.
KNVB mengutuk pelecehan rasis terhadap pemain dan akan melaporkannya ke Meld Online Discriminatie untuk ditindaklanjuti secara hukum.
>>> Polisi Chicago Cari Pelaku Percobaan Penculikan Anak di Portage Park
Federasi menegaskan bahwa ujaran kebencian daring bertentangan dengan nilai-nilai olahraga yang mempersatukan.
Update Terbaru
Baru Melahirkan, Kim Jin Kyung Diserang Netizen Usai Suami Blunder di Piala Dunia
Rabu / 01-07-2026, 18:35 WIB
HYTE Rayakan 30 Tahun Persona dengan Aksesori PC Bertema
Rabu / 01-07-2026, 18:35 WIB
Bintang Obsession Bocorkan Film Horor Komedi Terbaru Curry Barker
Rabu / 01-07-2026, 18:30 WIB
Manga Soara and the House of Monsters Karya Hidenori Yamaji Diadaptasi Jadi Anime TV pada 2027
Rabu / 01-07-2026, 18:30 WIB
New York Mets Bayar Gaji Tahunan Bobby Bonilla Lagi
Rabu / 01-07-2026, 18:30 WIB
Polisi Ohio Tangkap Empat Dewasa Setelah Selamatkan 16 Anak dari Rumah Kumuh
Rabu / 01-07-2026, 18:29 WIB
Gelombang Panas Ekstrem Landa Eropa Timur, Ratusan Ribu Jiwa Terancam
Rabu / 01-07-2026, 18:29 WIB
Cara Cepat Dapatkan Saldo DANA 10K dengan Menonton 1 Episode Drama
Rabu / 01-07-2026, 18:29 WIB
Pengujian One UI 9.0 Meluas ke Ponsel Galaxy Murah
Rabu / 01-07-2026, 18:28 WIB
Sinopsis Spider-Man: Homecoming di Bioskop Trans TV Hari Ini
Rabu / 01-07-2026, 18:28 WIB
Dua Lipa Resmikan Perpustakaan Berisi Koleksi Buku Terlarang di Portugal
Rabu / 01-07-2026, 18:28 WIB
São João da Madeira Uji Coba Pengiriman Obat Pakai Drone
Rabu / 01-07-2026, 18:28 WIB
HUT ke-80 Bhayangkara, Prabowo Minta Polri Perkuat Kepercayaan Publik dan Tingkatkan Integritas
Rabu / 01-07-2026, 18:27 WIB
Learner Tien Hadapi Marton Fucsovics di Wimbledon dengan Keunggulan Peringkat
Rabu / 01-07-2026, 18:25 WIB






