Bristol NHS Foundation Trust yang baru bergabung berencana memusatkan layanan gawat darurat 24 jam ke satu departemen di Southmead Hospital dalam satu dekade ke depan.

Keputusan ini diumumkan pada 1 Juli 2026 oleh Chief Executive Maria Kane sebagai bagian dari strategi meningkatkan keberlanjutan jangka panjang pasca merger dua trust NHS besar.

>>> Polisi Chicago Cari Pelaku Percobaan Penculikan Anak di Portage Park

Saat ini trust mengoperasikan unit darurat 24 jam di Southmead Hospital dan Bristol Royal Infirmary, sementara Weston General Hospital tutup pada malam hari.

Kane menegaskan bahwa keselamatan klinis menjadi prioritas utama sebelum perubahan struktural dilakukan.

"Itu adalah kemungkinan," kata Kane, seraya menambahkan bahwa sentralisasi serupa telah berhasil di wilayah lain di Inggris dan internasional.

Trust akan berkonsultasi dengan layanan darurat dan mengevaluasi kapasitas perawatan di luar rumah sakit sebelum mengalihkan sumber daya.

"Kami ingin memeriksa keberlanjutan itu... kami harus bekerja dengan rekan ambulans dan memastikan ada cukup layanan di luar rumah sakit," ujar Kane.

Kebutuhan infrastruktur kesehatan masa depan menjadi bagian dari analisis logistik trust.

"Jika kami menempatkan lebih banyak layanan di luar rumah sakit... apakah jejak yang kami miliki sekarang sama dengan yang dibutuhkan di masa depan?"

tanya Kane.

Pemerintah daerah bekerja sama dengan trust untuk mengatasi keterbatasan transportasi yang dapat memengaruhi akses pasien.

Penyelarasan organisasi juga akan memperkenalkan ketentuan kerja yang seragam untuk menyederhanakan rekrutmen internal dan mengurangi biaya administrasi.

Kane mengatakan bahwa 28.000 staf akan mendapatkan gaji yang adil, kesetaraan, dan lebih banyak kesempatan bekerja di seluruh lowongan yang ada.