Laporan itu juga mencatat pemasukan dari produk bermerek Trump, mulai dari pakaian hingga penjualan Alkitab yang dipasarkan bersama penyanyi country Lee Greenwood.

Aktivitas kripto Trump menjadi faktor utama yang membuat kekayaan pribadinya melonjak hampir tiga kali lipat.

Menurut Forbes, kekayaannya naik dari US$2,3 miliar menjadi US$6,5 miliar pada periode 2024-2026.

Mantan pengembang properti itu kerap dituding menghadapi konflik kepentingan karena berinvestasi di industri kripto sembari menjabat sebagai presiden.

Trump mengambil sejumlah langkah deregulasi yang berujung mendorong lonjakan harga aset kripto.

Gedung Putih membantah tudingan adanya persoalan etika terkait bisnis Trump dengan jabatannya.

"Baik Presiden maupun keluarganya tidak pernah terlibat, dan tidak akan pernah terlibat, dalam konflik kepentingan," kata Wakil Sekretaris Pers Utama Gedung Putih Anna Kelly.

Kelly mengatakan Trump telah menjadikan Amerika Serikat sebagai ibu kota kripto dunia. "Semua tindakan Presiden Trump dan pemerintahannya diambil demi kepentingan terbaik rakyat Amerika," imbuhnya.

Undang-undang AS mewajibkan presiden dan wakil presiden melaporkan pendapatan serta aset mereka.

>>> Anthropic Rambah Bisnis Obat, Fokus pada Penyakit Terabaikan

Aset Trump saat ini ditempatkan dalam sebuah trust yang dikelola oleh putranya, Donald Trump Jr. Anggaran dasar trust tersebut memungkinkan pembubarannya kapan saja, sehingga Trump dapat kembali mengendalikan asetnya setelah masa jabatan berakhir pada 2029.