Cerita Tora Sudiro Kirim 'Mata-mata' saat Putrinya Pergi, Ini Kata Psikolog
Kekhawatiran terhadap keselamatan anak menjadi hal yang wajar bagi orang tua, terutama saat anak mulai remaja dan ingin mandiri.
Hal ini juga dirasakan aktor Tora Sudiro terhadap putri bungsunya, Jenaka.
>>> China Luncurkan Kereta D-Series Perdana Beijing-Urumqi pada 1 Juli
Dalam acara Panduan Tenang Keluarga bersama Grab di Jakarta, Selasa (30/6/2026), Tora mengungkapkan kekhawatiran terbesarnya saat Jenaka bepergian sendiri.
Ia ingin memastikan putrinya sampai tujuan dengan aman, meski sadar tidak bisa terus mengontrol setiap langkahnya.
"Kekhawatiran terbesar ketika dia pergi sendiri itu ya, nyampe apa enggak. Kita maunya dia aman, sampai, dan bisa dipantau.
Tapi enggak mungkin juga kita kontrol terus-terusan sampai di lokasi," ujar Tora.
Selain soal keamanan, Tora juga menghadapi tantangan baru sebagai ayah dari remaja yang mulai tertarik pada lawan jenis.
Ia bercanda bahwa Jenaka kini mulai menunjukkan tanda-tanda menyukai cowok dan sering sleepcall.
Psikolog Pritta Tyas menjelaskan bahwa perasaan Tora adalah hal yang wajar. Masa remaja adalah fase anak membutuhkan kemandirian dan kepercayaan, sementara orang tua masih memiliki naluri melindungi.
>>> Rupiah Melemah, Harga Paket Internet Terancam Naik? Ini Kata Operator
"Ada dilema di sisi orang tua. Di satu sisi kita tahu anak yang masuk masa remaja butuh kemandirian yang meningkat dan kepercayaan.
Tapi di sisi lain, orang tua masih punya kebutuhan untuk merawat dan menjaga anak," jelas Pritta.
Ia menambahkan, keinginan melindungi anak muncul dari naluri merawat yang sudah terbentuk sejak kecil. Tantangannya, naluri itu harus disesuaikan seiring bertambahnya usia anak.
Memberikan kepercayaan secara bertahap menjadi langkah penting agar anak tumbuh percaya diri dan mandiri.
Tora menceritakan cara uniknya dulu untuk memastikan keamanan Jenaka. Ia mengaku mengirim 'mata-mata' untuk diam-diam mengawasi putrinya dari kejauhan.
"Sebelumnya saya selalu kirim mata-mata.
Kalau anak saya pergi, selalu ada mbak yang mendampingi, ngikutin dia beberapa meter di belakang," cerita Tora sambil tertawa.
>>> Mitsubishi Ingin Hidupkan Lagi Lancer Evolution, Tapi Butuh Waktu
Kini, Tora merasa kekhawatirannya berkurang berkat fitur GrabKeluarga untuk remaja yang membantunya memantau perjalanan sang anak dengan lebih praktis.
Update Terbaru
Psikolog Ungkap Alasan Remaja Sering Membantah, Bisa Jadi Tanda Positif
Rabu / 01-07-2026, 09:10 WIB
Arc Raiders Terapkan Denuvo Anti-Cheat untuk Semua Pemain, Embark Siapkan Pembaruan Lebih Besar
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Game Terakhir dari Art Director Half-Life 2 dan Dishonored Terungkap: Soulslike FPS Pertama di Dunia
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Trump Ungkap Pendapatan Kripto Lebih dari Rp15 Triliun
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Mike Tyson Rayakan Ultah ke-60 di Miami, Dunia Tinju Hormati Legenda
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Ekuador Protes Gangguan Suporter Meksiko di Hotel Timnas
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Lebih dari 150 Orang Terinfeksi Cyclosporiasis di Michigan Tenggara
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Pertamina Resmi Turunkan Harga BBM Nonsubsidi per 1 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Altos Computing Dorong Adopsi AI untuk Percepat Transformasi Digital di Indonesia
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Promo Kabel USB-C 3-Pack Hanya Rp100 Ribuan, Pas untuk Stok Cadangan
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Sosialis Demokrat Tantang Petahana Demokrat di Primer Colorado
Rabu / 01-07-2026, 08:50 WIB
Nadiem Makarim Dituntut Bayar Rp809 Miliar, Harta Tak Sampai Segitu
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Betrand Peto Ogah Minta Maaf soal Sindiran di Medsos ke Kubu Sarwendah
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Latsarmil Kopdes Diubah, Biaya Rp45 Juta Per Orang Masih Misteri
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB






