AS Dorong Utusan Baru untuk Bosnia di Tengah Ketegangan soal Pipa Gas
Kesepakatan itu diberikan sementara kepada AAFS Infrastructure and Energy, perusahaan AS dengan pengalaman infrastruktur minim tetapi memiliki hubungan kuat dengan Donald Trump.
Bulan lalu, pemerintahan Trump meluncurkan kebijakan Balkan baru yang menyatakan bahwa tindakan AS akan dipandu oleh "pengembalian langsung" bagi perusahaan Amerika, bukan "pembangunan institusi tanpa batas."
Jim O'Brien, mantan diplomat AS, menulis di situs European Council on Foreign Relations bahwa situasi ini "mencerminkan apa yang sudah terjadi di kawasan di bawah pemerintahan Trump kedua" karena "orang Amerika yang memiliki koneksi politik berusaha menghasilkan uang dengan melemahkan institusi internasional."
O'Brien menambahkan bahwa "perilaku ini mengancam perdamaian yang telah bertahan selama 30 tahun."
Kontrak Pipa Gas dan Dampaknya
Kontrak pipa gas diberikan tanpa tender, memicu peringatan dari Uni Eropa bahwa hal itu dapat membahayakan integrasi Eropa jangka panjang Bosnia.
Konfrontasi ini memuncak dalam pertengkaran soal Landi dan posisi utusan tinggi.
Landi saat ini menjabat sebagai duta besar untuk Vatikan dari Sovereign Military Order of Malta.
Dihubungi oleh The Guardian, ia menyatakan bahwa "tidak bijaksana bagi saya untuk terlibat dalam perdebatan yang memanas."
Namun, ia berargumen bahwa manifesto fokusnya yang diedarkan di antara anggota PIC "sejalan dengan posisi Eropa."
Manifesto Landi berjanji tidak akan membatalkan dekret utusan tinggi sebelumnya, berkonsultasi dengan PIC sebelum mengambil tindakan substansial, dan tidak menutup kantor secara sepihak.
London, Prancis, dan Berlin tetap tidak yakin dengan kampanye Landi. Hingga Senin, mereka bersatu di belakang kandidat Prancis, René Troccaz, yang menjabat sebagai utusan Balkan Prancis.
Pertikaian ini menggarisbawahi betapa realitas Bosnia saat ini masih ditentukan oleh perang 1992-1995 yang menewaskan 100.000 orang.
Update Terbaru
Presiden FIFA Puji Iran Tak Terkalahkan di Piala Dunia, Pemain Keluhkan Logistik
Rabu / 01-07-2026, 17:35 WIB
Strawberry Moon 2026 Terbit Sebagai Bulan Purnama Terendah Tahun Ini
Rabu / 01-07-2026, 17:35 WIB
Jackpot Mega Millions Naik Jadi Rp542 Miliar Setelah Drawing
Rabu / 01-07-2026, 17:35 WIB
Ronald Koeman Mundur sebagai Pelatih Belanda Usai Tersingkir di Piala Dunia
Rabu / 01-07-2026, 17:30 WIB
Gelombang Panas Ekstrem Ancam 44 Juta Warga AS Jelang Libur 4 Juli
Rabu / 01-07-2026, 17:30 WIB
Bristol NHS Trust Pertimbangkan Satukan Layanan Darurat ke Satu Rumah Sakit
Rabu / 01-07-2026, 17:29 WIB
Polisi Chicago Cari Pelaku Percobaan Penculikan Anak di Portage Park
Rabu / 01-07-2026, 17:29 WIB
Gelombang Panas Ancam 44 Juta Orang Jelang Libur 4 Juli
Rabu / 01-07-2026, 17:28 WIB
Anna Dawson, Pemeran Violet di Keeping Up Appearances, Meninggal di Usia 88
Rabu / 01-07-2026, 17:28 WIB
Pendapatan Turun 5,9%, Sennheiser Tetap Investasi Riset Rp 911 Miliar
Rabu / 01-07-2026, 17:28 WIB
Driver Ojol Resmi Jadi Pelaku Usaha Mikro per 1 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 17:28 WIB
Casio Luncurkan Lima Jam Tangan Otomatis Edifice EFK-200
Rabu / 01-07-2026, 17:28 WIB
Janet Jackson Beri Tribut untuk Michael Jackson dan Tupac Shakur di BET Awards 2026
Rabu / 01-07-2026, 17:25 WIB
Vario Evo 160 vs Lexi LX 155: Adu Skutik Dek Rata, Mana Lebih Unggul?
Rabu / 01-07-2026, 17:25 WIB






