Pemerintah akan meluncurkan bahan bakar diesel terbaru, B50 atau biodiesel 50, pada Rabu (1/7).

Bahan bakar ini mengandung campuran 50 persen minyak kelapa sawit dan 50 persen solar.

>>> Burung hingga Kucing Bakau Bukti Ekosistem Kebun Raya Mangrove Surabaya Masih Terjaga

Program B50 merupakan kelanjutan dari program sebelumnya, yaitu B20, B30, hingga B40. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa uji teknis telah dilakukan dan hasilnya positif.

Menurut Bahlil, kadar air pada B50 lebih rendah dibandingkan B40, sehingga performa dan stabilitas bahan bakar lebih baik.

Uji coba dilakukan pada berbagai kendaraan, termasuk alat berat, kapal, kereta api, dan kendaraan pertanian.

>>> Surabaya Gelar Mangrove Trail Run Perdana di Kebun Raya Mangrove

Harga B50

Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai harga B50.

Direktur Jenderal Migas ESDM Laode Sulaeman mengatakan bahwa harganya akan mengikuti formula dan mekanisme penetapan harga BBM yang berlaku untuk solar.

Saat ini, harga solar yang ditetapkan pemerintah adalah Rp6.800 per liter. Laode menambahkan bahwa tidak ada perlakuan khusus dalam penetapan harga B50.

>>> 3 Kesalahan Fatal Nagelsmann di Balik Kekalahan Jerman dari Paraguay

Implementasi B50 akan dilakukan secara nasional dengan masa transisi selama tiga bulan. Masa transisi ini untuk menghabiskan stok B40 yang tersisa dan proses pencampuran.