Amnesti Napi Wajib Komcad, Pengamat Khawatir Jadi Awal Wamil
Mantan dosen Institut Teknologi Bandung (ITB), Ardianto Satriawan, menyoroti kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menyiapkan amnesti bagi narapidana dengan syarat wajib mengikuti program komponen cadangan (komcad) sebelum bebas.
Ardianto menilai kebijakan tersebut bisa menjadi awal penerapan wajib militer (wamil) bagi masyarakat Indonesia.
>>> Golkar Tak Khawatir dengan Safari Politik Jokowi untuk PSI
"Kok feeling saya ini lama-lama wajib militer beneran ya???" tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Selasa (30/6).
Unggahan itu memicu beragam komentar netizen.
Sejumlah pengguna mengaku memiliki kekhawatiran serupa, mengingat komcad juga diterapkan pada calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
"Feeling yang sama banget nih. Dari pelatihan Kopdes yang absurd kemarin, terus sekarang ada wacana napi juga dilatih pake senjata...
Kayaknya pelan-pelan lagi 'normalisasi' komponen cadangan atau bahkan wajib militer beneran ya. Urgensinya apa sih sekarang?
>>> Anggota Kongres AS Salahkan Israel atas Perang dengan Iran, Dorong Hentikan Bantuan
Geopolitik atau ada agenda lain?" tulis akun @heylu****.
Rencana Amnesti dengan Syarat Komcad
Sebelumnya, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo akan memberikan amnesti kepada warga binaan pada peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 RI, 17 Agustus 2026 mendatang.
Amnesti tersebut direncanakan bagi napi berusia di bawah 35 tahun dengan syarat mengikuti program komcad terlebih dahulu untuk membangun kedisiplinan sebelum resmi bebas.
"Mudah-mudahan Pak Presiden, seperti saya sampaikan tadi, Agustus nanti akan memberi amnesti kepada warga binaan pemasyarakatan di bawah usia 35 tahun.
>>> Trump Ultimatum Pengecer BBM: Turunkan Harga atau Hadapi Konsekuensi
Tapi tidak langsung bebas, melainkan ikut komcad agar mereka disiplin," ujar Agus dalam kegiatan kick off nasional skrining TBC di Lapas Kelas IIA Ngaseman, Nusakambangan, Cilacap, Senin (29/6/2026).
Update Terbaru
MA AS Tolak Perintah Trump Akhiri Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran
Rabu / 01-07-2026, 09:36 WIB
Manuel Neuer Pensiun dari Timnas Jerman Usai Tersingkir di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
MK Tolak Gugatan Dharma Pongrekun soal KLB dan Wabah di UU Kesehatan
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Digitalisasi Desa Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Teknologi Buka Peluang Usaha
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Norwegia Kalahkan Pantai Gading 2-1, Haaland Jadi Kunci Kemenangan
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Celine Evangelista Ajari Putrinya Salat, Warganet Soroti Status Mualaf Sang Anak
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
4 Zodiak Paling Beruntung pada 1 Juli 2026, Hoki Menanti di Awal Bulan
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Perempuan Disabilitas Berdaya: Karya dari Daerah Tembus Panggung Jakarta
Rabu / 01-07-2026, 09:34 WIB
Aturan Minum Magnesium yang Benar agar Tak Mudah Stres dan Tidur Nyenyak di Usia 30-an
Rabu / 01-07-2026, 09:34 WIB
Psikolog Ungkap Alasan Remaja Sering Membantah, Bisa Jadi Tanda Positif
Rabu / 01-07-2026, 09:10 WIB
Arc Raiders Terapkan Denuvo Anti-Cheat untuk Semua Pemain, Embark Siapkan Pembaruan Lebih Besar
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Game Terakhir dari Art Director Half-Life 2 dan Dishonored Terungkap: Soulslike FPS Pertama di Dunia
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Trump Ungkap Pendapatan Kripto Lebih dari Rp15 Triliun
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Mike Tyson Rayakan Ultah ke-60 di Miami, Dunia Tinju Hormati Legenda
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB






