Iran Kuasai Penuh Selat Hormuz Selama 30 Hari Hasil Negosiasi dengan AS
Selat Hormuz kembali menjadi sorotan dunia setelah Iran menegaskan akan memegang kendali penuh atas jalur pelayaran strategis tersebut selama 30 hari ke depan.
Keputusan ini merupakan hasil negosiasi antara Iran dan Amerika Serikat (AS). Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa penguasaan mencakup aspek administrasi wilayah.
>>> Safari Politik Jokowi ke Lampung Dinilai Jadi Sinyal Retaknya Koalisi dengan Prabowo
"Selat Hormuz akan kembali sepenuhnya berada di bawah administrasi kami dalam 30 hari ke depan," ujar Araghchi, Selasa (30/6).
Ia menegaskan bahwa tanggung jawab pengelolaan jalur pelayaran sepenuhnya di tangan Iran. Campur tangan pihak lain atau upaya membangun mekanisme paralel dinilai akan memperumit situasi keamanan.
"Setiap campur tangan atau upaya menciptakan struktur paralel hanya akan semakin memperumit situasi, memicu ketegangan tambahan, dan menunda pembukaan kembali jalur pelayaran strategis ini," katanya.
Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran paling vital di dunia.
Sebagian besar ekspor minyak mentah dari kawasan melewati perairan sempit ini, sehingga setiap perkembangan keamanan berdampak pada perdagangan internasional dan pasar energi global.
Sebelumnya, konflik antara Iran, Israel, dan AS menyebabkan aktivitas pelayaran di Selat Hormuz terhenti. Iran menggunakan ancaman penutupan jalur sebagai alat tawar untuk mendorong penyelesaian konflik.
Kini, pembukaan kembali jalur itu menjadi poin penting dalam kesepakatan hasil perundingan.
>>> Lebanon Tegaskan Komitmen Kerahkan Pasukan ke Perbatasan Selatan, AS Beri Respons
Kesepakatan juga mengatur bahwa selama 60 hari negosiasi, kedua pihak tidak diperkenankan mengenakan biaya kepada kapal yang melintas.
Ketentuan itu dinilai sebagai kompromi untuk memastikan arus perdagangan internasional tetap normal selama proses diplomasi.
Iran dijadwalkan menggelar pembicaraan dengan Oman untuk membahas mekanisme pelaksanaan kesepakatan sesuai hukum internasional dan koordinasi dengan negara tetangga di Teluk.
Analis menilai persoalan biaya pelayaran di Selat Hormuz berpotensi menjadi isu sensitif dalam perundingan berikutnya.
Jika Iran menerapkan pungutan setelah masa negosiasi berakhir, kebijakan itu akan memicu perdebatan tentang kewajiban hukum internasional dan kebebasan navigasi.
Dengan kendali penuh Iran selama 30 hari ke depan, perhatian dunia tertuju pada implementasi hasil negosiasi.
>>> China Bangun Tembok Surya 400 Km di Gurun Kubuqi, Terlihat dari Luar Angkasa
Stabilitas jalur pelayaran ini akan menjadi faktor penting dalam distribusi energi global dan uji keberlanjutan kesepakatan diplomatik Teheran-Washington.
Update Terbaru
Baca Online Nano Machine Chapter 318 Hari Ini, Cek Jam Rilisnya
Rabu / 01-07-2026, 08:00 WIB
GAIKINDO Apresiasi Dukungan Pemerintah, Usul Insentif untuk Semua Jenis Kendaraan
Rabu / 01-07-2026, 07:55 WIB
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis untuk Ratusan Anak Prasejahtera
Rabu / 01-07-2026, 07:55 WIB
Mark Hamill Akui Tak Paham Twisted Metal, Tapi Nikmati Peran Paus New York
Rabu / 01-07-2026, 07:49 WIB
Perwakilan Serikat Pekerja Rockstar: Bos GTA 6 Mampu Penuhi Tuntutan Karyawan
Rabu / 01-07-2026, 07:49 WIB
Blake Lively dan Ryan Reynolds Berjuang Pertahankan Keutuhan Rumah Tangga di Tengah Tekanan Publik
Rabu / 01-07-2026, 07:49 WIB
Presiden Paraguay Tetapkan Hari Libur Nasional Usai Kalahkan Jerman di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 07:49 WIB
Nadiem Makarim Dituntut Rp809 Miliar, Harta Tak Cukup
Rabu / 01-07-2026, 07:49 WIB
Cara Cek Daftar Penerima Bantuan PKH, BPNT, PIP, dan KIP Kuliah Cair Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 07:45 WIB
Pajak JHT 5 Persen Picu Penolakan Buruh, KSPSI Desak Pemerintah Cabut Kebijakan
Rabu / 01-07-2026, 07:45 WIB
MK Tolak Gugatan Mahasiswa, Pilkada Langsung Tetap Berlaku
Rabu / 01-07-2026, 07:45 WIB
Taylor Sheridan Ungkap Alasan Tinggalkan Dunia Akting di Acara Howard Stern
Rabu / 01-07-2026, 07:43 WIB
Pasangan Hollywood Hadapi Sorotan Publik Akibat Dugaan Keretakan Rumah Tangga
Rabu / 01-07-2026, 07:43 WIB
Ian Poulter Incar Terobosan Major di U.S. Senior Open
Rabu / 01-07-2026, 07:43 WIB






