Safari Jokowi ke Lampung Dinilai Sarat Kepentingan Politik
Safari Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) ke Lampung menuai beragam penilaian. Meski ia mengaku hanya ingin bersilaturahmi, aktivitas itu dinilai sarat kepentingan politik.
Pakar Hukum Tata Negara Feri Amsari menilai safari ini menjadi awal upaya Jokowi mempertegas kekuatan politiknya.
>>> Roy Suryo Lega, Sidang Praperadilan Kasus Ijazah Jokowi Bebas Intervensi
Menurutnya, aktivitas politik Jokowi pasca lengser sudah jauh berbeda dengan komitmen yang pernah disampaikan.
Feri mengungkapkan ada dua tujuan utama yang ingin dicapai Jokowi di Lampung. Pertama, berkaitan dengan masa depan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang diketuai Kaesang Pangarep.
Jokowi disebut sedang membangun basis dukungan sejak dini agar PSI mampu memperoleh suara besar pada pemilu mendatang.
"Dia butuh partai ini dapat angka-angka yang layak untuk masuk parlemen sedari dini," ujar Feri.
Kedua, safari ini memiliki pesan politik yang lebih luas.
Feri melihat Jokowi ingin menunjukkan bahwa dirinya masih memiliki pengaruh dan tetap aktif dalam percaturan politik nasional, termasuk kepada Presiden Prabowo Subianto.
>>> AmbiO Umumkan Comeback Musim Panas dengan Single Digital BLUE SPLASH
"Sekaligus mau kasih tahu berbagai pihak bahwa dia masih bekerja, termasuk kepada Presiden Prabowo," tegas Feri.
Feri menegaskan secara hukum tidak ada larangan bagi mantan presiden untuk aktif berpolitik. Namun, ia menyoroti inkonsistensi antara pernyataan Jokowi sebelumnya dengan tindakannya saat ini.
Sebelumnya, Jokowi pernah menyatakan akan kembali menjadi warga biasa di Solo setelah menjadi presiden. Ia juga mengungkapkan keinginan fokus pada kegiatan lingkungan hidup.
Namun, belakangan ia justru bekerja keras membesarkan PSI.
Safari Jokowi tahun ini dimulai dari Lampung hingga Jawa Barat.
>>> Kejaksaan: Pihak Intervensi Bisa Kaburkan Objek Sidang Praperadilan Roy Suryo
Menurut Feri, rangkaian kunjungan itu menunjukkan strategi politik yang lebih besar, yakni memperkuat posisi kendaraan politik mantan presiden menjelang pemilu.
Update Terbaru
Rumus Kecepatan, Jarak, dan Waktu serta Contoh Soal
Rabu / 01-07-2026, 14:10 WIB
Duke Energy Siap Hadapi Lonjakan Pemakaian Listrik saat Gelombang Panas
Rabu / 01-07-2026, 14:10 WIB
Makin Tua IQ Makin Jongkok? Ini Penjelasan Ahli
Rabu / 01-07-2026, 14:10 WIB
Penjelasan Komnas Perempuan Soal Kasus YTR Belum Masuk Kategori Penyiksaan Menurut Konvensi PBB
Rabu / 01-07-2026, 14:08 WIB
Ole Romeny Berpotensi Satu Tim dengan Justin Hubner di Fortuna Sittard
Rabu / 01-07-2026, 14:07 WIB
Bek Timnas Indonesia Tim Geypens Dikabarkan Gabung Bali United
Rabu / 01-07-2026, 14:07 WIB
Meksiko Belum Kebobolan, Rekor Apik Berlanjut di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 14:07 WIB
Kapolri: 278 Ribu Situs Judi Online Diblokir, 1.164 Tersangka
Rabu / 01-07-2026, 14:07 WIB
Penghasilan Pedagang Online Kena Pajak Mulai 1 Agustus 2026
Rabu / 01-07-2026, 14:07 WIB
Pemain RD Kongo Kenal Inggris, Bisa Jadi Petaka
Rabu / 01-07-2026, 14:07 WIB
Acara Musik Korea Tak Lagi Hanya Soal K-Pop
Rabu / 01-07-2026, 14:05 WIB
Kelompok Katolik AS Membangkang Paus Leo XIV, Angkat Uskup Tanpa Restu
Rabu / 01-07-2026, 14:05 WIB
Joao Felix Yakin Portugal Kalahkan Kroasia di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 14:05 WIB
LeBron James Resmi Tinggalkan Los Angeles Lakers
Rabu / 01-07-2026, 14:01 WIB






