Prabowo Kritik BUMN Rugi, 25 Wamen Rangkap Komisaris Disorot
Mantan dosen Institut Teknologi Bandung, Ardianto Satriawan, menyoroti pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengkritik banyaknya perusahaan BUMN tidak menghasilkan keuntungan, namun tetap membebani rakyat dengan gaji komisaris dan direksi.
Ardianto merasa bingung dengan pernyataan tersebut, sebab saat ini terdapat 25 wakil menteri di Kabinet Merah Putih yang merangkap jabatan sebagai komisaris di BUMN.
>>> Komnas HAM Desak Autopsi 5 Calon Manajer Koperasi Tewas saat Latsarmil
"Padahal putusan Nomor 128/PUU-XXIII/2025 jelas menegaskan bahwa wakil menteri tidak boleh rangkap jabatan," tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Senin (29/6).
Rencana Pemangkasan BUMN
Dalam penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri 2026 di JCC Senayan, Jakarta, Minggu (28/6), Prabowo mengungkapkan rencananya memangkas jumlah BUMN dari lebih 1.000 entitas menjadi hanya 250.
"Dari 1.000 lebih BUMN, sekarang kita sudah tutup lebih dari 200. Nantinya kita akan bikin tinggal 300 lah ya.
Gimana Pak Dony? Ujungnya kita bisa berapa BUMN?
>>> Apple Siapkan Upgrade Besar Mac Studio dengan Chip M7 Ultra pada 2028
Ujungnya nanti 250. Bayangkan, lebih dari 750 kita tutup," tegasnya.
Menurut Prabowo, uang rakyat selama ini banyak dikucurkan untuk menggaji ribuan komisaris dan direksi BUMN yang tidak memberikan keuntungan bagi negara.
"750 dirut, 750 direksi kali 4 atau kali 5, 750 komisaris kali 10. Overhead-nya kayak apa, gajinya kayak apa saudara-saudara.
>>> iQOO Z11i Segera Meluncur Pekan Ini, Ini Bocoran Spesifikasinya
Ini uang rakyat semua. Perusahaan tidak untung hanya bayar overhead," tukasnya.
Update Terbaru
Pernikahan Taylor Swift di MSG: Biaya Polisi Capai Rp2,5 Miliar
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
Hujan Lebat dan Badai Petir Tunda Laga Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
Piala Dunia 2026 Buktikan Sepak Bola Tak Bisa Diukur dengan Algoritma
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
Buruh Tolak Kemasan Rokok Polos: Bukan Solusi Tapi Masalah Baru
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
KPK Sita Aset Ketum Pemuda Pancasila Japto Terkait Kasus Rita
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
Mulai Hari Ini, Turis Pulang dari Jepang Bayar Pajak Rp330 Ribu
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
BTS Kukuhkan Posisi di Billboard, Artis HYBE Juga Bersinar
Rabu / 01-07-2026, 09:40 WIB
Anggota DPR Usul Pebalap Liar di JLNT Dihukum Sita Motor dan Penjara
Rabu / 01-07-2026, 09:40 WIB
5 Rekor Mbappe usai Cetak Brace di Prancis vs Swedia
Rabu / 01-07-2026, 09:40 WIB
MA AS Tolak Perintah Trump Akhiri Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran
Rabu / 01-07-2026, 09:36 WIB
Manuel Neuer Pensiun dari Timnas Jerman Usai Tersingkir di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
MK Tolak Gugatan Dharma Pongrekun soal KLB dan Wabah di UU Kesehatan
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Digitalisasi Desa Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Teknologi Buka Peluang Usaha
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Norwegia Kalahkan Pantai Gading 2-1, Haaland Jadi Kunci Kemenangan
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB






