Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran dalam Program Sekolah Rakyat
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mendorong Serikat Penggerak Pendidikan Masyarakat Indonesia (SP2MI) untuk ikut berperan dalam program Sekolah Rakyat.
Hal itu disampaikan Gus Ipul saat menjadi keynote speaker dalam Silaturahmi Nasional (Silatnas) SP2MI 2026 di Gedung Sasonobudoyo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Kamis (25/6).
>>> BAIC Siap Luncurkan Mobil Listrik Arcfox T1 di Indonesia
Dalam sambutannya, Gus Ipul mengajak SP2MI membantu menjangkau anak-anak yang belum sekolah, putus sekolah, atau berisiko putus sekolah agar mendapat akses pendidikan layak.
"Pada kesempatan yang baik ini saya mengundang Bapak-Ibu sekalian untuk ikut terlibat dalam pemutakiran data.
Jika ada peserta didik yang Bapak-Ibu sekalian temukan belum masuk data, nanti bisa dibantu untuk dilakukan pemutahkiran lewat saluran-saluran yang sudah kami buat," kata Gus Ipul.
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Umum SP2MI Amirudin, jajaran pengurus, Plt Direktur Operasi TMII Dede Noviardi, serta anggota SP2MI dari berbagai daerah.
Peserta terdiri dari pengelola PKBM, TBM, dan PAUD swadaya dari 12 provinsi, akademisi, serta mitra pemerintah di bidang pendidikan masyarakat.
Gus Ipul mengapresiasi dedikasi para penggerak pendidikan yang selama ini aktif mendampingi anak-anak yang belum mendapat kesempatan mengenyam pendidikan.
"Berbahagia saya hari ini bisa berada di tengah-tengah para pejuang pendidikan Indonesia.
Relawan-relawan yang memilih jalan hidup untuk membantu, menyisir anak-anak usia sekolah yang tidak sekolah, belum sekolah, putus sekolah," ujarnya.
Menurut Gus Ipul, persoalan anak tidak sekolah masih menjadi tantangan besar. Data pemerintah menunjukkan lebih dari empat juta anak usia sekolah belum berada dalam sistem pendidikan.
"Sementara data menunjukkan, 4 juta lebih anak-anak usia sekolah yang tidak sekolah, belum sekolah, putus sekolah, dan potensi putus sekolah.
Update Terbaru
Inggris Investasi Rp 7,2 Triliun untuk Gantikan Jet Red Arrows yang Menua
Rabu / 01-07-2026, 11:57 WIB
Hasil Piala Dunia: Meksiko Kalahkan Ekuador 2-0, Lolos ke 16 Besar
Rabu / 01-07-2026, 11:57 WIB
Bupati Bangkalan Minta Kematian Sekdin di Bandara Juanda Diusut Tuntas
Rabu / 01-07-2026, 11:57 WIB
KPK: Ketum Pemuda Pancasila Diduga Kuasai Aset Hasil Korupsi Rita Widyasari
Rabu / 01-07-2026, 11:56 WIB
Daftar 7 Tim Negara Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 11:56 WIB
Prabowo Klaim Dapur MBG Polri Terbaik, Netizen: Kamu Diketawain Negara Lain
Rabu / 01-07-2026, 11:56 WIB
Giorgio Antonio Minta Netizen Hentikan Hujatan terhadap Sarwendah, Siap Jadi Sasaran Kritik
Rabu / 01-07-2026, 11:56 WIB
Pemadaman Listrik Ikut Tekan Kinerja Industri Manufaktur pada Juni 2026
Rabu / 01-07-2026, 11:56 WIB
Google Uji Coba Gmail Live untuk Android dan iOS, Ini Fungsinya
Rabu / 01-07-2026, 11:55 WIB
Warga 16 Negara Ini Bisa Masuk Indonesia Tanpa Visa, Termasuk Kamboja
Rabu / 01-07-2026, 11:55 WIB
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun, Hotman Paris: Saya Sudah Peringatkan
Rabu / 01-07-2026, 11:55 WIB
Inggris Tutup 20 Hotel Suaka Lagi, Alihkan Migran ke Fasilitas Bekas Militer
Rabu / 01-07-2026, 11:50 WIB
Mbappe Samai Messi di Puncak Top Skor Piala Dunia 2026, Haaland Mengintai
Rabu / 01-07-2026, 11:49 WIB






