Program RISE di Makassar Diakui Global, Raih Penghargaan di AS
Kota Makassar menerima penghargaan WRI Ross Center Prize for Cities 2025-2026 yang digelar di New York, Amerika Serikat.
Penghargaan ini diraih berkat Program Revitalising Informal Settlements and their Environments (RISE) yang masuk lima besar ajang tersebut.
>>> Stasiun KRL JIS Resmi Beroperasi, dari Jakarta Kota ke Stadion Cuma 10 Menit
Penghargaan diterima oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia di New York.
Secara resmi, penghargaan diserahkan dalam rangkaian Mayor's Exclusive Roundtable Meeting yang diadakan Pemerintah Kota Makassar bersama Universitas Hasanuddin dan Monash University di Baruga Anging Mammiri, Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Senin (22/6).
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjelaskan bahwa acara tersebut merupakan seremoni perayaan atas keberhasilan RISE.
Program ini telah meningkatkan kualitas sanitasi dan lingkungan permukiman serta kesehatan masyarakat melalui pendekatan berbasis komunitas selama hampir satu dekade.
"Penghargaan ini kita dapat bukan karena kita menginginkan penghargaan ini, tapi kita mendapatkan penghargaan ini karena kita bekerja dengan sungguh-sungguh memastikan program ini memberikan dampak secara langsung dan nyata di tengah-tengah masyarakat," kata Munafri.
Munafri menyatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama Pemerintah Australia yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Pemkot Makassar berkomitmen melanjutkan dan mereplikasi Program RISE di wilayah yang membutuhkan peningkatan kualitas sanitasi dan lingkungan permukiman.
>>> Ciri-ciri Taufik Hidayat, Buron Kasus Penyiksaan Dibanderol Rp250 Juta
Ia meminta seluruh perangkat daerah, khususnya Bappeda, untuk memimpin persiapan langkah lanjutan pengembangan program. Munafri mengingatkan masih ada kawasan yang memerlukan perbaikan sistem sanitasi dan lingkungan sehat.
"Program ini harus diduplikat dan dimulai dari Pemerintah Kota Makassar untuk memberikan penganggaran yang maksimal demi terlaksananya kelanjutan Program RISE di kota ini," ujarnya.
Update Terbaru
Harga Minyak Naik ke US$73,45 usai Iran Tolak Temui Utusan AS
Rabu / 01-07-2026, 12:00 WIB
Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp2,625 Juta per Gram
Rabu / 01-07-2026, 12:00 WIB
Inggris Investasi Rp 7,2 Triliun untuk Gantikan Jet Red Arrows yang Menua
Rabu / 01-07-2026, 11:57 WIB
Hasil Piala Dunia: Meksiko Kalahkan Ekuador 2-0, Lolos ke 16 Besar
Rabu / 01-07-2026, 11:57 WIB
Bupati Bangkalan Minta Kematian Sekdin di Bandara Juanda Diusut Tuntas
Rabu / 01-07-2026, 11:57 WIB
KPK: Ketum Pemuda Pancasila Diduga Kuasai Aset Hasil Korupsi Rita Widyasari
Rabu / 01-07-2026, 11:56 WIB
Daftar 7 Tim Negara Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 11:56 WIB
Prabowo Klaim Dapur MBG Polri Terbaik, Netizen: Kamu Diketawain Negara Lain
Rabu / 01-07-2026, 11:56 WIB
Giorgio Antonio Minta Netizen Hentikan Hujatan terhadap Sarwendah, Siap Jadi Sasaran Kritik
Rabu / 01-07-2026, 11:56 WIB
Pemadaman Listrik Ikut Tekan Kinerja Industri Manufaktur pada Juni 2026
Rabu / 01-07-2026, 11:56 WIB
Google Uji Coba Gmail Live untuk Android dan iOS, Ini Fungsinya
Rabu / 01-07-2026, 11:55 WIB
Warga 16 Negara Ini Bisa Masuk Indonesia Tanpa Visa, Termasuk Kamboja
Rabu / 01-07-2026, 11:55 WIB
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun, Hotman Paris: Saya Sudah Peringatkan
Rabu / 01-07-2026, 11:55 WIB






