Graham Potter Evaluasi Total Timnas Swedia Usai Kalah Telak dari Belanda
Pelatih Timnas Swedia, Graham Potter, langsung melakukan evaluasi total setelah skuatnya takluk telak 1-5 dari Belanda pada laga Grup F Piala Dunia 2026.
Kekalahan ini memaksa Potter merombak strategi demi menyelamatkan peluang timnya di turnamen.
>>> Microsoft Hentikan Dukungan Office 2021 Mulai Oktober 2026
Armada Blagult tidak mampu berkutik menghadapi gempuran taktis yang diterapkan Belanda. Kegagalan mengantisipasi bola panjang dan rapuhnya sektor sayap menjadi catatan buruk yang paling disorot.
Sektor pertahanan Swedia kedodoran sepanjang laga akibat buruknya koordinasi antar lini saat mengadang transisi cepat lawan.
Catatan Kritis untuk Lini Belakang
"Saya tidak menduga pertandingan akan berjalan seperti ini, tetapi kami harus belajar dari ini," ujar Potter.
Skema bertahan yang longgar membuat gawang Swedia kebobolan lima kali. Jarak antara lini tengah dan lini belakang terlalu menganga.
"Mereka menyulitkan kami di area sayap. Gol pertama berasal dari bola panjang yang tidak kami tangani dengan baik," sambung Potter.
>>> BOK Peringatkan Bonus Besar Pekerja Teknologi Picu Inflasi
Dua gol dari Brian Brobbey dan Cody Gakpo, serta satu lesatan Crysencio Summerville menjadi bukti rapuhnya lini belakang Swedia.
Swedia hanya mampu membalas satu kali, sehingga laga berakhir 1-5.
Hasil minor di Stadion NRG ini memutus tren positif Swedia pada awal kompetisi dan membuat mereka turun ke posisi kedua klasemen sementara Grup F dengan tiga poin.
Fokus ke Laga Penentu Lawan Jepang
Kini Swedia mengalihkan fokus penuh untuk menghadapi Jepang pada laga pamungkas fase grup. Pertandingan krusial ini akan digelar di Stadion AT&T, Arlington, Texas, pada Jumat mendatang.
Kemenangan menjadi harga mati bagi armada Graham Potter jika ingin mengunci tiket ke babak 32 besar.
>>> Kemenperin Kaji Standarisasi Komponen Motor Listrik demi Keselamatan
Status juara grup masih terbuka lebar andai mereka mampu meredam perlawanan wakil Asia tersebut.
Update Terbaru
Kasasi Ditolak MA, Vonis 12 Tahun Penjara Hakim Djuyamto Inkrah
Jumat / 03-07-2026, 22:01 WIB
Wamendagri Kecam Pembakaran Pesawat AMA di Yahukimo
Jumat / 03-07-2026, 22:01 WIB
David Nascimento Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia U-17
Jumat / 03-07-2026, 22:01 WIB
Timnas Indonesia Andalkan Pemain Super League di Piala AFF 2026
Jumat / 03-07-2026, 22:01 WIB
Sengketa Subnautica 2 Berakhir, Krafton Setuju Beri Bonus ke Semua Karyawan
Jumat / 03-07-2026, 22:00 WIB
Tekanan Live-Service di Suicide Squad: Kill the Justice League Hampir Buat Developer Hengkang
Jumat / 03-07-2026, 22:00 WIB
Direktur Clair Obscur: Expedition 33 Bela Ketidaksempurnaan Game
Jumat / 03-07-2026, 22:00 WIB
Calon Presiden Prancis Desak Aturan Baru Kepemilikan Digital Setelah Sony Hentikan Disk Fisik
Jumat / 03-07-2026, 22:00 WIB
Northgard Battlegrounds Buka Beta Terbuka di Steam Mulai 9 Juli
Jumat / 03-07-2026, 21:57 WIB
Patch Beta Slay the Spire 2 Hadirkan Kartu Multiplayer Baru dan Perbaikan Modding
Jumat / 03-07-2026, 21:57 WIB
Samsung Messages Resmi Dihentikan di AS Mulai 6 Juli
Jumat / 03-07-2026, 21:57 WIB
Mengapa Kembang Api Menakutkan Anjing dan Cara Ilmiah Mengatasinya
Jumat / 03-07-2026, 21:56 WIB
Astronom Temukan 'Materi Hilang' Alam Semesta Berkat Semburan Radio Cepat
Jumat / 03-07-2026, 21:56 WIB
Besok, NIKI Tampil di Day 2 Prambanan Jazz 2026
Jumat / 03-07-2026, 21:56 WIB






