Satelit Militer Rusia Terbukti Jadi Dalang Gangguan Sinyal GPS di Eropa
>>> Migi Rihasalay dan Wisnu Aji Tampilkan Busana Garuda Emas di Thailand
Frekuensi gangguan diketahui tidak berada tepat di jalur GPS L1, melainkan sengaja digeser ke posisi 1577,5 MHz atau sekitar 2 MHz di atas pusat frekuensi utama.
Menurut Profesor Todd Humphreys, pergeseran frekuensi ini mengindikasikan adanya upaya kesengajaan untuk menguji fitur jamming agar tidak gampang diendus.
Selain menyasar infrastruktur Amerika Serikat, satelit Rusia itu terdeteksi mengacaukan sistem navigasi Bei Dou milik China lewat metode serupa sejak Juni 2020.
"Jelas bahwa salah satu kemampuan utama satelit Rusia ini adalah gangguan dan penolakan sistem navigasi GPS Amerika dan Bei Dou China, jika Kremlin memutuskan untuk melakukannya," tulis para peneliti.
Potensi Ancaman Skala Besar
Kekhawatiran terbesar para ahli tertuju pada potensi bahaya di masa depan jika sistem ini dimodifikasi menjadi senjata jamming massal.
"Sedikit perubahan frekuensi dan peningkatan daya pancar adalah yang dibutuhkan untuk mencegah penerimaan satu atau kedua sistem di area berukuran benua," tulis para peneliti.
Melalui perubahan konfigurasi minimal, satelit Rusia berpotensi mematikan navigasi GPS dan Bei Dou di seluruh Eropa atau Amerika Utara.
Todd Humphreys juga mengingatkan bahwa Rusia memegang kendali untuk mengubah taktik dari bulan ke bulan, mulai dari membidik pesawat tertentu secara presisi hingga memblokir koridor udara luas.
Metode jamming lewat antariksa memiliki jangkauan jauh lebih masif dibanding perangkat darat yang hanya berefek radius 50 kilometer, atau perangkat pesawat yang mentok di jarak 450 kilometer.
>>> Pemerintah Matangkan Insentif Kendaraan Listrik Demi Jaga Pertumbuhan Industri
Kedutaan Besar Rusia di Amerika Serikat menolak memberikan tanggapan kepada New York Times terkait laporan ini, sementara para petinggi Angkatan Udara AS telah menerima laporan gangguan tersebut.
Update Terbaru
Studio Trigger Umumkan Proyek Keempat dari Hiroyuki Imaishi dan Kazuki Nakashima
Minggu / 05-07-2026, 06:14 WIB
NASCAR Cup Series Kembali ke Chicagoland Speedway Setelah Enam Tahun
Minggu / 05-07-2026, 06:14 WIB
Superdrug Luncurkan Pil Wegovy di Inggris, Alternatif Suntikan untuk Turunkan Berat Badan
Minggu / 05-07-2026, 06:14 WIB
Event Free Fire Juli 2026: Booyah Pass Baru, Bundle Phoenix Gratis, dan Pesta 9 di Yogya
Minggu / 05-07-2026, 06:12 WIB
Panduan Menghitung Pajak Penghasilan Pribadi 2026 dengan Tarif PPh 21 Terbaru
Minggu / 05-07-2026, 06:12 WIB
Cuaca Jadi Faktor Kunci Laga Meksiko vs Inggris di 16 Besar Piala Dunia
Minggu / 05-07-2026, 06:12 WIB
Prakiraan Cuaca Laga Brasil vs Norwegia di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Minggu / 05-07-2026, 06:09 WIB
Selena Gomez Tampil Memukau dengan Gaun Emas di Pernikahan Taylor Swift
Minggu / 05-07-2026, 06:09 WIB
Lil Wayne Telat 2 Jam Tampil di Konser New Hampshire, Fans Kecewa
Minggu / 05-07-2026, 06:09 WIB
Drakor The Husband Episode 3-4 Sub Indo serta Spoiler dan Link di KST bukan LK21: Tae Ju Berada Dalam Posisi Sulit
Minggu / 05-07-2026, 06:00 WIB
Kejahatan Jo Byeong Mo Masih Berlanjut! Jadi Tanda Drakor Reborn Rookie Bakal Lanjut Musim Kedua?
Minggu / 05-07-2026, 06:00 WIB
Prancis Kesulitan Tembus Pertahanan Paraguay di Babak Pertama
Minggu / 05-07-2026, 05:36 WIB
Kisah Menteri Italia Mundur karena Terlibat Organisasi Kriminal
Minggu / 05-07-2026, 05:36 WIB







