Desainer Migi Rihasalay baru saja memamerkan karya terbarunya di ajang kontes kecantikan internasional di Thailand.

Ia berkolaborasi dengan desainer muda Wisnu Aji untuk menciptakan busana khusus yang mengusung motif nasional.

>>> Pemerintah Matangkan Insentif Kendaraan Listrik Demi Jaga Pertumbuhan Industri

Karya kolaborasi ini menonjolkan ornamen Garuda Emas yang ditempatkan di bagian dada sebagai komponen utama pakaian.

Desain tersebut mengangkat lambang garuda untuk merepresentasikan kekuatan, kejayaan, dan jati diri bangsa Indonesia di kancah mode global.

Penyematan Garuda Emas di area dada mengandung filosofi keteguhan hati, keberanian, serta semangat perjuangan perempuan Indonesia.

Kerja sama kedua perancang ini memadukan keindahan seni dengan konsep pergelaran busana yang ekspresif dan sarat makna budaya.

Langkah ini menjadikan gaun tersebut bukan sekadar produk mode, melainkan media pernyataan identitas nasional di tingkat internasional.

"Saya mendesain secara khusus dress yang akan dikenakan di kontes kecantikan tingkat dunia. Bajunya mencerminkan keanggunan dan kemewahan Indonesia.

>>> Bank Mandiri Akselerasi Pembiayaan Hijau hingga Rp 167 Triliun

Dress dengan semangat kebangsaan dihiasi Garuda Emas di bagian dada," kata Migi saat ditemui di Jakarta.

Migi menambahkan bahwa penggunaan Garuda Emas berfungsi sebagai penanda perwakilan dari Indonesia. Pembuatan busana ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni.

Migi Rihasalay mengaku sudah terbiasa bekerja sama dengan Wisnu Aji, yang ia nilai sebagai representasi generasi muda berbakat.

Wisnu Aji pun menyatakan rasa bangganya dapat berkolaborasi dengan Migi Rihasalay, yang ia anggap sebagai sosok perempuan inspiratif.

"Untuk berkolaborasi dengan Kak Migi, saya sudah cukup lama dan saya selalu senang. Karena Kak Migi orangnya kreatif dan senang bergaul sehingga kita kerja bareng tidak bosan.

>>> Bank Indonesia Siapkan Empat Langkah Perkuat Stabilitas Rupiah

Saya juga bangga bisa berdedikasi di pageant internasional," tutur Wisnu Aji.