Bank Mandiri Akselerasi Pembiayaan Hijau hingga Rp 167 Triliun
Bank Mandiri mempercepat penyaluran kredit ramah lingkungan sebagai kontribusi terhadap aksi iklim nasional. Per Maret 2026, total pembiayaan berkelanjutan mencapai Rp 320 triliun.
Portofolio hijau mendominasi sebesar Rp 167 triliun, menjadikan bank sebagai pemimpin pasar pembiayaan hijau dengan pangsa di atas 35 persen di antara tiga bank besar.
>>> Bank Indonesia Siapkan Empat Langkah Perkuat Stabilitas Rupiah
Sektor pengelolaan sumber daya alam hayati berkelanjutan menyerap dana terbesar, yakni Rp 113 triliun. Produk ramah lingkungan mendapat Rp 15,4 triliun, energi terbarukan Rp 12,2 triliun.
Pembangunan berwawasan lingkungan dan transportasi ramah lingkungan masing-masing memperoleh Rp 10,1 triliun dan Rp 10 triliun.
Penurunan Emisi Internal dan Tata Kelola
Emisi gas rumah kaca operasional Cakupan 1 dan 2 pada 2025 tercatat 243.736 ton CO2e, turun 32 persen dari baseline 2019 sebesar 358.753 ton CO2e.
Capaian ini didukung efisiensi gedung, kendaraan listrik, dan panel surya.
Strategi keberlanjutan diawasi Wakil Direktur Utama, dilaporkan ke Komite Manajemen Risiko Direksi dan Dewan Komisaris. Peringkat MSCI ESG mencapai AA, Sustainalytics menempatkan pada risiko sangat rendah.
Manajemen risiko lingkungan dan sosial diperkuat dengan daftar periksa kepatuhan. Bank juga berpartisipasi dalam proyek percontohan analisis skenario risiko iklim OJK.
Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Henry Panjaitan, menyatakan bahwa keberlanjutan merupakan bagian dari strategi bisnis jangka panjang.
>>> Lagu Dracula Jennie Blackpink Tembus 10 Besar Pop Airplay Billboard AS
Target net zero emission operasional 2030 dan pembiayaan 2060 menjadi acuan keputusan.
Kolaborasi dengan Masyarakat dan Nasabah
Program daur ulang limbah tekstil bersama jenama lokal mengolah lebih dari 6.000 pakaian bekas menjadi 2.000 pakaian luaran.
Inisiatif ini menghemat 16 juta liter air dan memangkas 44 ton CO2e.
Nasabah ritel dapat menghitung jejak karbon bulanan dan berkontribusi menanam pohon melalui fitur di aplikasi digital.
Sebanyak 1.292 pohon ditanam pada 2025, setara pengurangan 45,32 ton CO2e.
Fitur terbaru memungkinkan nasabah melakukan penyeimbangan emisi karbon melalui pembelian Sertifikat Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca.
>>> Harga Emas Antam 9 Juni 2026 Turun, Warga Bangka Belitung Ramai-Ramai Beli
Henry menambahkan bahwa perjalanan keberlanjutan masih panjang, namun arah dan pondasi sudah jelas.
Update Terbaru
Xbox Series X25 Edisi Khusus Hijau Transparan Rayakan 25 Tahun Xbox
Selasa / 09-06-2026, 17:09 WIB
Kasus Fortuner Tabrak Lari Jadi Pengingat Pentingnya Jaga Jarak
Selasa / 09-06-2026, 17:08 WIB
CIMB Niaga Salurkan Kredit Berkelanjutan US$750 Juta ke Vale Indonesia
Selasa / 09-06-2026, 17:08 WIB
Penanganan Malaria Butuh Paradigma Baru, Libatkan UMKM dan Digital
Selasa / 09-06-2026, 17:08 WIB
Adopsi AI Perusahaan Indonesia Tinggi Namun Mayoritas Belum Siap
Selasa / 09-06-2026, 17:08 WIB
PT Tower Bersama Infrastructure Siapkan Capex Rp4 Triliun untuk Ekspansi 2026
Selasa / 09-06-2026, 17:05 WIB
iQOO Neo 12 Dikabarkan Hadirkan Layar AMOLED 185 Hz untuk Gaming
Selasa / 09-06-2026, 17:05 WIB
Paradoks Adopsi AI di Indonesia: Antusiasme Tinggi, Fondasi Lemah
Selasa / 09-06-2026, 17:04 WIB
Penyelesaian Sengketa Lahan TNI AL dan Masyarakat Pasuruan
Selasa / 09-06-2026, 17:04 WIB
Metrodata Electronics Targetkan Pendapatan Tumbuh 10 Persen di 2026
Selasa / 09-06-2026, 17:04 WIB
Trans Studio Cibubur Promo Tiket Murah Selama Juni 2026
Selasa / 09-06-2026, 17:04 WIB
Pemerintah Batalkan Skema Gross Split di Sektor Pertambangan Mineral
Selasa / 09-06-2026, 17:04 WIB
Dua Jemaah Haji Asal Sumsel Meninggal di Makkah
Selasa / 09-06-2026, 17:00 WIB
Volkswagen Prediksi Penjualan Mobil Bensin Global Merosot Drastis
Selasa / 09-06-2026, 17:00 WIB






