Harga Emas Antam 9 Juni 2026 Turun, Warga Bangka Belitung Ramai-Ramai Beli
Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) tercatat turun pada perdagangan Selasa, 9 Juni 2026.
Logam mulia tersebut dibanderol Rp 2.734.000 per gram, turun signifikan dibanding periode sebelumnya.
>>> Cara Cek Penerima PIP 2026 Lewat HP dan Jadwal Pencairannya
Penurunan harga ini terjadi di tengah pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Kondisi tersebut justru mendorong masyarakat di Bangka Belitung untuk meningkatkan pembelian emas.
Menurut laporan dari Investor Daily, aksi beli emas oleh warga setempat meningkat sebagai strategi melindungi nilai aset. Mereka memanfaatkan harga yang dinilai kompetitif untuk berinvestasi jangka panjang.
Sri, seorang pembeli emas di Bangka Belitung, mengatakan bahwa ia membeli emas untuk mengamankan uang di tengah kenaikan dolar.
"Yang jelas untuk mengamankan uang aja apalagi dolar naik sekarang jadi kita berinvestasi emas agar nilainya tetap terjaga," ujarnya pada Selasa (9/6/2026).
Manager Distro Galeri 24 Pegadaian Pangkalpinang, Gusti Randa, menjelaskan bahwa fluktuasi rupiah dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Menurutnya, harga emas saat ini cukup menarik untuk dikoleksi.
>>> Komisi XII DPR RI Dukung Koordinasi Kebijakan Strategis Sektor Energi
Gusti Randa menambahkan bahwa harga emas dalam negeri sangat dipengaruhi oleh nilai tukar dolar.
"Apabila harga dolar naik maka harga emas di dalam negeri juga berpengaruh, untuk pengaruhnya kalau dilihat beberapa pekan terakhir itu cukup signifikan penurunannya," katanya.
Peningkatan volume penjualan paling dominan terjadi pada produk perhiasan emas. Produk ini diminati berbagai kalangan konsumen yang berfokus pada investasi jangka panjang.
Gusti Randa memperkirakan tren pembelian akan terus meningkat jika harga emas tetap berada di level yang dianggap terjangkau.
>>> Timnas Indonesia Dijagokan Petik Kemenangan Atas Mozambik
"Meningkatnya minat masyarakat membeli emas menunjukkan bahwa logam mulia masih menjadi salah satu instrumen investasi favorit," pungkasnya.
Update Terbaru
Raffi Ahmad Bantah Terlibat Kasus Suap di Ditjen Bea Cukai
Selasa / 09-06-2026, 16:08 WIB
Jung Kyung Ho dan Sooyoung Putus Usai 14 Tahun Pacaran karena Jadwal Padat
Selasa / 09-06-2026, 16:08 WIB
Rasio Klaim JKN Tembus 108,72 Persen, BPJS Kesehatan Defisit
Selasa / 09-06-2026, 16:08 WIB
Padukan Baju Coklat dengan Pilihan Warna Celana Ini Agar Tampil Modis
Selasa / 09-06-2026, 16:08 WIB
Pemimpin Tertinggi Afghanistan Larang PNS Gunakan Ponsel Pintar
Selasa / 09-06-2026, 16:05 WIB
Tiga Emiten Cairkan Dividen Saham Tahun Buku 2025 Hari Ini
Selasa / 09-06-2026, 16:05 WIB
4 HP Midrange Baterai Jumbo dengan Bod Tipis dan Ringan, Nyaman Digenggam
Selasa / 09-06-2026, 16:04 WIB
Grab Tambah Armada Kendaraan Listrik untuk Tekan Biaya Operasional
Selasa / 09-06-2026, 16:04 WIB
Lenovo Rilis Perangkat Edisi Terbatas FIFA World Cup 2026 di Indonesia
Selasa / 09-06-2026, 16:04 WIB
Cara Mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Paklaring 2026
Selasa / 09-06-2026, 16:04 WIB
Lionel Scaloni Pastikan Lionel Messi Tampil Lawan Islandia
Selasa / 09-06-2026, 16:04 WIB
Lenovo Rilis Laptop dan Tablet Edisi Terbatas FIFA World Cup 2026
Selasa / 09-06-2026, 16:00 WIB
Bulog Usulkan Program Beraskita Premium untuk Redam Lonjakan Harga Beras
Selasa / 09-06-2026, 16:00 WIB
Kenaikan BI Rate Berpotensi Tekan Sektor Sensitif Pendanaan
Selasa / 09-06-2026, 15:59 WIB






