OpenAI Rombak ChatGPT Jadi Asisten AI Serbabisa
OpenAI dikabarkan sedang mempersiapkan perubahan besar pada ChatGPT. Chatbot populer itu akan diubah menjadi asisten kecerdasan buatan (AI) yang serbabisa.
Langkah ini memungkinkan sistem mengambil tindakan dan mengeksekusi berbagai tugas pengguna secara otomatis. Informasi tersebut dilansir dari Tekno.
>>> Badan Gizi Nasional Rombak Program Makan Bergizi Gratis dengan Empat Langkah
Pengembangan difokuskan pada konsep AI agent yang dapat beroperasi lintas perangkat. Mulai dari ponsel pintar, komputer, situs web, hingga integrasi kendaraan.
Sistem baru dirancang untuk memahami instruksi langsung dan mengelola alur kerja pengguna. Pengguna tidak perlu lagi berpindah aplikasi.
Visi Jangka Panjang ChatGPT
Dalam visi jangka panjang, ChatGPT diproyeksikan mampu mengatur jadwal, memesan perjalanan, menulis perangkat lunak, serta membuat konten.
Manajemen OpenAI menilai alat bantu pemrograman memiliki potensi nilai yang jauh lebih besar dibandingkan model interaksi chatbot tradisional.
Perusahaan kini meningkatkan perhatian pada Codex, platform pemrograman berbasis AI miliknya. Codex telah mencatat lebih dari lima juta pengguna aktif mingguan.
Desain ulang antarmuka pada versi mobile dan web juga sedang berjalan. Fokusnya adalah menonjolkan fitur pemrograman, pembuatan gambar, serta integrasi layanan pihak ketiga seperti Canva dan Booking.
>>> Perhapi Dukung Rencana Pembentukan Bursa Komoditas Mineral Nasional
com.
Thibault Sottiaux, Eksekutif OpenAI, menyebut konsep ini sebagai "personal agent".
Selain pembaruan sistem, OpenAI juga memperkuat hubungan dengan regulator dan pemerintah Amerika Serikat. Langkah ini seiring meluasnya peran AI di berbagai sektor.
OpenAI berencana memberikan akses awal terhadap beberapa model AI kepada pemerintah AS melalui skema kerja sama sukarela.
CEO OpenAI Sam Altman dilaporkan terlibat dalam diskusi mengenai potensi kepemilikan saham pemerintah AS di perusahaan AI tersebut.
>>> Kemendag Terbitkan Tiga Regulasi Ekspor SDA Lewat Danantara Sumberdaya Indonesia
Peluncuran perombakan besar-besaran ChatGPT akan dilakukan secara bertahap. Pembaruan aplikasi dan situs web akan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan.
Update Terbaru
Ole Romeny Berpotensi Satu Tim dengan Justin Hubner di Fortuna Sittard
Rabu / 01-07-2026, 14:07 WIB
Bek Timnas Indonesia Tim Geypens Dikabarkan Gabung Bali United
Rabu / 01-07-2026, 14:07 WIB
Meksiko Belum Kebobolan, Rekor Apik Berlanjut di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 14:07 WIB
Kapolri: 278 Ribu Situs Judi Online Diblokir, 1.164 Tersangka
Rabu / 01-07-2026, 14:07 WIB
Penghasilan Pedagang Online Kena Pajak Mulai 1 Agustus 2026
Rabu / 01-07-2026, 14:07 WIB
Pemain RD Kongo Kenal Inggris, Bisa Jadi Petaka
Rabu / 01-07-2026, 14:07 WIB
Acara Musik Korea Tak Lagi Hanya Soal K-Pop
Rabu / 01-07-2026, 14:05 WIB
Kelompok Katolik AS Membangkang Paus Leo XIV, Angkat Uskup Tanpa Restu
Rabu / 01-07-2026, 14:05 WIB
Joao Felix Yakin Portugal Kalahkan Kroasia di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 14:05 WIB
LeBron James Resmi Tinggalkan Los Angeles Lakers
Rabu / 01-07-2026, 14:01 WIB
Indeks Manufaktur Indonesia Turun ke 46,9 per Juni 2026
Rabu / 01-07-2026, 14:01 WIB
Changan Akui Penjualan Masih 231 Unit, CEO: Bayi Baru Lahir Butuh Proses
Rabu / 01-07-2026, 14:00 WIB
Eks Panglima Militer Israel Gadi Eisenkot Resmi Maju Capres, Siap Tumbangkan Netanyahu
Rabu / 01-07-2026, 14:00 WIB
Prabowo Puji Dapur MBG Polri Terbaik, Diakui Lembaga Dunia
Rabu / 01-07-2026, 14:00 WIB






