OpenAI Tunda IPO hingga 2027, Anthropic Berpeluang Salip Lebih Dulu
OpenAI dikabarkan menunda rencana penawaran umum perdana saham (IPO) hingga 2027.
Keputusan ini membuka peluang bagi pesaingnya, Anthropic, untuk menjadi perusahaan kecerdasan buatan (AI) pertama yang melantai di bursa.
>>> J.D. Vance Tetap Bersikukuh Pemilu 2020 Dicurangi, Bill Maher Kecewa
Laporan Bloomberg mengungkapkan bahwa Anthropic tengah mempertimbangkan IPO paling cepat pada Oktober 2026. Sementara itu, OpenAI memundurkan jadwal yang sebelumnya diperkirakan berlangsung pada musim gugur tahun ini.
Tingginya volatilitas saham teknologi menjadi salah satu alasan utama OpenAI menunda aksi korporasi tersebut. Meski demikian, jadwal masih dapat berubah sesuai kondisi pasar.
OpenAI belum mengumumkan jadwal resmi pencatatan saham.
Perusahaan yang dipimpin Sam Altman itu menegaskan bahwa pengajuan dokumen rahasia ke SEC tidak berarti IPO akan segera dilakukan.
Keputusan ini diambil saat perusahaan AI membutuhkan pendanaan besar untuk pengembangan model, kapasitas komputasi, dan infrastruktur pusat data.
>>> North West Tampil dengan Piercing Bibir Baru di Paris Fashion Week
OpenAI telah menunjuk Goldman Sachs dan Morgan Stanley sebagai penasihat keuangan.
OpenAI menilai sejumlah agenda strategis lebih mudah dijalankan sebagai perusahaan tertutup. Namun, perusahaan tetap membuka kemungkinan mempercepat IPO jika kondisi mendukung.
Sebelumnya, OpenAI merampungkan pendanaan senilai US$122 miliar pada awal 2026, mendorong valuasi menjadi sekitar US$852 miliar.
Pendanaan ini memperkuat posisinya sebagai salah satu perusahaan teknologi swasta terbesar.
Kabar penundaan IPO memengaruhi sentimen pasar. Saham Goldman Sachs, Morgan Stanley, SoftBank, dan Oracle tercatat melemah setelah berita tersebut beredar.
>>> Hasil AVC Cup: Indonesia Cetak Sejarah Lolos ke Final usai Hajar India
Sementara itu, Anthropic terus memperkecil jarak dengan OpenAI berkat pertumbuhan pendapatan yang pesat. Kinerja ini didorong oleh adopsi produk Claude AI, terutama untuk pengembangan perangkat lunak.
Update Terbaru
Persiapan Pernikahan Taylor Swift: Tangga Putih Raksasa Masuk ke MSG
Rabu / 01-07-2026, 06:28 WIB
Mantan Suami Taylor Frankie Paul Ajukan Restraining Order dan Hak Asuh Anak
Rabu / 01-07-2026, 06:28 WIB
Julian Nagelsmann Dituding Rusak Mental Pemain Usai Jerman Tersingkir
Rabu / 01-07-2026, 06:28 WIB
PN Jakpus Buka Suara soal Hakim Langsung Tutup Sidang Vonis Nadiem
Rabu / 01-07-2026, 06:28 WIB
7 Tanda Anak Sensitif, Bukan Berarti Lemah dan Manja
Rabu / 01-07-2026, 06:28 WIB
Pertamina Turunkan Harga Avtur 14 Persen Mulai 1 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 06:28 WIB
Paraguay Libur Nasional usai Kalahkan Jerman, Bom Paket Gegerkan Monako
Rabu / 01-07-2026, 06:28 WIB
Prancis Lolos Perempat Final Piala Dunia 2026 Usai Bantai Swedia 3-0
Rabu / 01-07-2026, 06:25 WIB
VW ID. Tiguan Bukan Sekadar Facelift ID.4, Ini Bedanya
Rabu / 01-07-2026, 06:25 WIB
Masalah Keuangan, VW Didorong Jual Ducati Saat Gacor di MotoGP
Rabu / 01-07-2026, 06:25 WIB
Daftar 6 Tim Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 06:25 WIB
Fakta-Fakta Vonis Kasus Laptop Nadiem Makarim
Rabu / 01-07-2026, 06:25 WIB
IHSG Diramal Merah di Awal Juli, Analis Beri Rekomendasi Saham
Rabu / 01-07-2026, 06:24 WIB
Toy Story 5 Diproyeksi Jadi Film Toy Story Terlaris
Rabu / 01-07-2026, 06:24 WIB






