Skandal Riset Fiktif: Rifaldy Fajar Catut Nama Ibu dan UMB di 51 Karya Ilmiah Palsu
Rifaldy Fajar akhirnya memberikan pengakuan mengejutkan terkait tindakannya mencatut nama ibu kandung dan institusi pendidikan dalam puluhan karya ilmiah fiktif.
Klarifikasi resmi disampaikan melalui unggahan di akun Instagram resmi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UMB).
>>> Jaksa Tegaskan Kerugian Negara, Kuasa Hukum Nadiem Bantah Fakta Persidangan
Dalam pernyataannya, ia membenarkan telah mencatut nama Elfiany Syafruddin, ibu kandungnya sendiri, beserta nama kampus UMB.
Rifaldy diketahui menyertakan identitas tersebut dalam 51 abstrak riset yang dikirimkan ke berbagai forum ilmiah internasional.
Motif Pencatutan Nama
Rifaldy menjelaskan bahwa aksi pencatutan dilakukan secara sepihak tanpa sepengetahuan sang ibu.
Ia mengaku sengaja menyertakan nama Elfiany dan afiliasi UMB untuk memberikan kesan bahwa penelitiannya memiliki kolaborasi yang kuat.
Ia bahkan tidak ragu mencantumkan departemen fiktif demi mendukung riset buatannya agar terlihat lebih kredibel di mata penyelenggara konferensi.
Rifaldy menyebutkan bahwa dirinya mencantumkan Departemen Ilmu Komputer UMB, padahal unit tersebut sebenarnya tidak pernah ada di universitas terkait.
Rincian Karya Ilmiah Terdampak
- 15 judul karya ilmiah menempatkan nama korban sebagai penulis pertama atau penulis utama.
- 36 judul karya ilmiah lainnya mencantumkan nama korban sebagai penulis kedua, ketiga, hingga keempat.
Secara keseluruhan, terdapat 51 karya tulis yang terdeteksi menyalahgunakan nama individu dan institusi tersebut.
>>> Ducati Dukung Penuh Pemulihan Marc Marquez di MotoGP 2026
Rifaldy mengaku merekap data ini secara mandiri selama beberapa hari terakhir sebelum mendatangi pihak kampus untuk meminta maaf.
Upaya Penarikan Karya Ilmiah
Setelah kasus ini mencuat ke publik, Rifaldy mengeklaim tengah berupaya menghubungi berbagai pihak penyelenggara konferensi ilmiah.
Langkah ini ia tempuh guna meminta penarikan kembali (withdrawal) terhadap abstrak-abstrak penelitian palsu yang telah ia kirimkan.
Meski demikian, proses penarikan karya tersebut menemui kendala karena beberapa penelitian sudah dipublikasikan sejak tahun 2024.
Hingga saat ini, baru dua penyelenggara konferensi yang memberikan respons resmi terhadap permintaan pembatalan karyanya.
Kasus ini mendapatkan sorotan tajam dari pemerintah karena berpotensi merusak citra peneliti Indonesia di kancah internasional.
Rifaldy menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada pihak Universitas Muhammadiyah Bulukumba atas kerugian reputasi yang ditimbulkan.
>>> Resmi, Persib Rombak Total Rumput Stadion GBLA demi Standar FIFA 2026
Ia berjanji akan terus berusaha menarik seluruh publikasi ilegalnya meskipun tidak ada jaminan semua abstrak tersebut bisa dihapus sepenuhnya.
Update Terbaru
Presiden FIFA Puji Iran Tak Terkalahkan di Piala Dunia, Pemain Keluhkan Logistik
Rabu / 01-07-2026, 17:35 WIB
Strawberry Moon 2026 Terbit Sebagai Bulan Purnama Terendah Tahun Ini
Rabu / 01-07-2026, 17:35 WIB
Jackpot Mega Millions Naik Jadi Rp542 Miliar Setelah Drawing
Rabu / 01-07-2026, 17:35 WIB
Ronald Koeman Mundur sebagai Pelatih Belanda Usai Tersingkir di Piala Dunia
Rabu / 01-07-2026, 17:30 WIB
Gelombang Panas Ekstrem Ancam 44 Juta Warga AS Jelang Libur 4 Juli
Rabu / 01-07-2026, 17:30 WIB
Bristol NHS Trust Pertimbangkan Satukan Layanan Darurat ke Satu Rumah Sakit
Rabu / 01-07-2026, 17:29 WIB
Polisi Chicago Cari Pelaku Percobaan Penculikan Anak di Portage Park
Rabu / 01-07-2026, 17:29 WIB
Gelombang Panas Ancam 44 Juta Orang Jelang Libur 4 Juli
Rabu / 01-07-2026, 17:28 WIB
Anna Dawson, Pemeran Violet di Keeping Up Appearances, Meninggal di Usia 88
Rabu / 01-07-2026, 17:28 WIB
Pendapatan Turun 5,9%, Sennheiser Tetap Investasi Riset Rp 911 Miliar
Rabu / 01-07-2026, 17:28 WIB
Driver Ojol Resmi Jadi Pelaku Usaha Mikro per 1 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 17:28 WIB
Casio Luncurkan Lima Jam Tangan Otomatis Edifice EFK-200
Rabu / 01-07-2026, 17:28 WIB
Janet Jackson Beri Tribut untuk Michael Jackson dan Tupac Shakur di BET Awards 2026
Rabu / 01-07-2026, 17:25 WIB
Vario Evo 160 vs Lexi LX 155: Adu Skutik Dek Rata, Mana Lebih Unggul?
Rabu / 01-07-2026, 17:25 WIB






