Khutbah Jumat 17 April 2026 Angkat Pesan Takwa dan Kepedulian Sosial
Manusia tidak pernah hidup sendiri. Dalam setiap aspek kehidupan, keterhubungan dengan sesama menjadi keniscayaan yang tidak terpisahkan.
Dalam perspektif Islam, hubungan sosial tersebut tidak hanya bersifat duniawi, tetapi juga menjadi bagian dari wujud ketakwaan kepada Allah SWT.
Makna Takwa Pasca Ramadhan
Khutbah Jumat yang disampaikan oleh Prof Dr Sudarnoto Abdul Hakim, MA menekankan pentingnya menilai kembali capaian spiritual setelah menjalani ibadah Ramadhan.
Momentum Idul Fitri bukan sekadar perayaan, melainkan titik evaluasi atas kualitas ketakwaan yang telah dibangun selama sebulan penuh.
Dalam Alquran ditegaskan bahwa tujuan utama puasa adalah membentuk pribadi yang bertakwa. Hal ini menunjukkan bahwa keimanan belum tentu sejalan dengan ketakwaan jika tidak diwujudkan dalam sikap hidup.
Takwa tidak berhenti pada ritual ibadah semata. Nilainya harus tercermin dalam perilaku sosial, termasuk kepedulian terhadap keadilan dan upaya mencegah kemungkaran.
Amar Ma’ruf Nahi Munkar dalam Kehidupan Sosial
Seruan untuk mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari karakter orang bertakwa.
Kemungkaran tidak hanya berbentuk pelanggaran individu, tetapi juga mencakup ketidakadilan sosial, penindasan, serta berbagai bentuk eksploitasi manusia.
- Mendorong kebaikan di lingkungan sekitar
- Menolak segala bentuk kezaliman
- Membangun keberanian moral dalam membela kebenaran
Dalam konteks kekinian, kezaliman dapat hadir dalam skala luas, termasuk konflik global dan krisis kemanusiaan yang menimpa berbagai wilayah.
Spirit Pembebasan dalam Ajaran Tauhid
Khutbah tersebut juga menyoroti bahwa tauhid bukan sekadar keyakinan teologis, tetapi memiliki dimensi pembebasan yang nyata.
Nilai tauhid mendorong manusia terbebas dari segala bentuk penindasan, baik secara individu maupun sistemik.
Sejarah Islam mencatat bahwa misi awal Rasulullah SAW tidak hanya mengajarkan keimanan, tetapi juga mengangkat martabat manusia yang tertindas.
Prinsip ini tetap relevan di tengah berbagai persoalan global yang menunjukkan adanya ketimpangan dan penderitaan kemanusiaan.
Update Terbaru
Siapa Shindy Lutfiana? MC Viral LCC 4 Pilar MPR RI Diduga Membela Dewan Juri yang Salah Daripada Peserta
Selasa / 12-05-2026, 14:21 WIB
Apa Akun Instagram dan TikTok Dyastasita WB? Juri LCC 4 Pilar MPR RI yang Disorot usai Polemik Penilaian Jawaban Peserta
Selasa / 12-05-2026, 14:03 WIB
Dugaan Jaringan Prostitusi Anak di Jakarta Viral di X, Sorotan Tertuju pada Oknum WNA Jepang
Selasa / 12-05-2026, 13:53 WIB
Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 13 – 17 Mei 2026
Selasa / 12-05-2026, 13:49 WIB
Khutbah Jumat 15 Mei 2026: Menjaga Lisan agar Terhindar dari Perpecahan
Selasa / 12-05-2026, 13:46 WIB
Harga Emas Antam Melonjak Rp 40.000 per Gram pada Perdagangan Selasa, 12 Mei 2026
Selasa / 12-05-2026, 13:36 WIB
Profil Indri Wahyuni Juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar Jadi Sorotan usai Polemik Penilaian: Umur, Agama dan IG
Selasa / 12-05-2026, 13:33 WIB
Viral! Lirik Lagu Seketika dari Rizwan Fadilah, RnBoyz dan Mahalini
Selasa / 12-05-2026, 13:13 WIB
Siapa Dedy Dwi Setiawan? Anggota DPRD Jember yang Disorot usai Main Game dan Merokok Saat Rapat Campak
Selasa / 12-05-2026, 13:04 WIB






