Pemerintah telah memperbarui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) pada tahun 2026. Pembaruan ini mendorong masyarakat untuk mengecek status desil bansos secara mandiri.

DTSEN menjadi dasar utama penentuan penerima bantuan sosial seperti PKH, BPNT, PBI JK, dan bantuan pendidikan. Dengan mengetahui desil, masyarakat dapat melihat posisi kesejahteraan keluarganya dalam sistem negara.

>>> Final Euphoria Season 3 Episode 8: Bocoran Spoiler Terbaru, Tema Emosional, dan Jadwal Tayang di Indonesia

Proses pengecekan kini praktis dan bisa dilakukan secara online hanya dengan menggunakan ponsel. Syarat utamanya adalah menyiapkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera di KTP.

Apa Itu Desil Bansos?

Desil dalam bansos adalah pengelompokan tingkat kesejahteraan ekonomi masyarakat menjadi sepuluh tingkatan. Pengelompokan ini berasal dari pendataan sosial ekonomi nasional.

Dalam sistem DTSEN, Desil 1 menandakan kelompok paling rendah kesejahteraannya. Sementara itu, Desil 10 adalah kelompok dengan ekonomi paling tinggi.

Pemerintah menggunakan klasifikasi ini untuk menentukan prioritas penyaluran bantuan. Tujuannya agar anggaran sosial tepat sasaran kepada yang membutuhkan.

Berikut rincian klasifikasi desil:

  • Desil 1: Sangat miskin
  • Desil 2: Miskin
  • Desil 3: Rentan miskin
  • Desil 4: Hampir rentan
  • Desil 5–10: Menengah hingga kelas atas

Semakin kecil angka desil, semakin besar peluang menjadi prioritas penerima bantuan.

Cara Cek Desil Bansos 2026 Online

Masyarakat tidak perlu datang ke kantor dinas sosial. Ada dua metode utama: melalui website resmi Kemensos atau aplikasi Cek Bansos.

Melalui Website Resmi Kemensos

Metode ini cepat tanpa perlu instalasi aplikasi. Cukup buka browser di ponsel dan masukkan NIK.

>>> Brasil Selidiki Dugaan Kasus Ebola Pertama 2026, Dunia Waspada Gejala Terbaru

Langkah-langkahnya: