Radio Legendaris Wijang Songko Kediri Resmi Tutup Siaran Setelah 58 Tahun Mengudara

Radio Legendaris Wijang Songko Kediri Resmi Tutup Siaran Setelah 58 Tahun Mengudara

Radio--

Perjalanan panjang Radio Wijang Songko (RWS) di Kediri resmi berakhir. Stasiun radio yang telah menemani pendengar sejak akhir 1960-an itu menghentikan siaran mulai 1 April 2026.

Penutupan ini menandai berakhirnya kiprah RWS selama hampir enam dekade sebagai salah satu radio hiburan yang akrab di telinga masyarakat Kediri dan sekitarnya.

Berawal dari Radio Patimura



RWS pertama kali berdiri pada 1968 dengan nama Radio Patimura dan mengudara melalui frekuensi AM. Seiring perkembangan teknologi penyiaran, radio tersebut kemudian beralih ke frekuensi FM pada era 1990-an.

Perubahan itu membuat RWS tetap mampu menjangkau pendengar baru tanpa kehilangan karakter siarannya yang dekat dengan masyarakat.

Keputusan Penutupan Sudah Dipertimbangkan Sejak Pandemi

Manager RWS, Lindawati, menjelaskan keputusan menghentikan siaran bukan keputusan mendadak. Wacana tersebut telah muncul sejak masa pandemi COVID-19.


Menurutnya, keputusan akhir baru ditetapkan pada awal 2026 setelah mempertimbangkan berbagai faktor internal.

“Mulai 1 April kami resmi tidak mengudara. Keputusan ini terkait kepemilikan tunggal, dan pimpinan kami, Bapak Pintero Utomo yang kini berusia 83 tahun, memilih untuk pensiun,” ujar Lindawati dalam keterangannya.

Meski demikian, peluang bagi RWS untuk kembali hadir di masa mendatang masih terbuka, meski belum ada rencana pasti mengenai hal tersebut.

Program Hiburan Jadi Identitas Siaran

Koordinator siaran RWS, Asti Wibowo, menyebut radio ini dikenal kuat dalam program hiburan, terutama yang mengandalkan humor serta interaksi langsung dengan pendengar.

Sejumlah program yang pernah menjadi favorit antara lain Hello Dangdut, Pamor (Pesona Humor), dan Pak Piket.

  • Hello Dangdut menghadirkan musik dangdut pilihan pendengar.
  • Pamor dikenal dengan sajian humor ringan khas radio.
  • Pak Piket menemani aktivitas malam para pekerja dan masyarakat yang masih beraktivitas.

Program pagi juga menjadi andalan RWS karena banyak didengarkan untuk menemani aktivitas awal hari.

Melahirkan Banyak Penyiar Radio

Selama puluhan tahun beroperasi, RWS juga dikenal sebagai tempat lahirnya sejumlah penyiar radio berbakat di Kediri.

Suasana kerja yang akrab memberi ruang bagi para penyiar untuk mengembangkan karakter siaran mereka sendiri hingga menjadi ciri khas yang mudah dikenali pendengar.

Makna Nama Wijang Songko

Nama Wijang Songko berasal dari bahasa Jawa yang memiliki makna “putih bersih”.

Istilah tersebut dipilih untuk mencerminkan komitmen awal radio dalam menghadirkan siaran yang jernih, ringan, dan menghibur bagi masyarakat.

Baca juga: Penjelasan Ending Film The Hostage's Hero (2026) Akankah Lanjut Season 2?


Berita Lainnya