Pemerintah terus mendorong transparansi data bantuan sosial dengan memudahkan masyarakat mengecek posisi desil secara mandiri. Informasi desil menjadi penting karena menentukan prioritas penerima berbagai program bansos tahun 2026.

Desil merupakan pengelompokan kondisi sosial ekonomi masyarakat dari skala 1 hingga 10. Desil 1 menunjukkan kategori paling rentan, sedangkan angka yang lebih tinggi menandakan tingkat kesejahteraan lebih baik.

Desil Jadi Penentu Penerima Bansos 2026

Sesuai Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025, data desil menjadi acuan utama dalam penyaluran bantuan sosial. Program seperti PKH, BPNT, hingga PIP menggunakan basis data sosial ekonomi nasional untuk menentukan kelayakan penerima.

Masyarakat kini dapat melakukan pengecekan secara daring tanpa perlu datang ke kantor dinas setempat.

Cek Desil Melalui Situs Resmi BPS

Badan Pusat Statistik menyediakan laman khusus untuk pengecekan desil berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) melalui sistem Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

  1. Buka browser di ponsel atau komputer.
  2. Kunjungi laman resmi dtsen.web.bps.go.id.
  3. Masukkan 16 digit NIK sesuai KTP.
  4. Isi kode captcha yang tersedia.
  5. Klik tombol “Cari” atau “Submit”.

Jika data terdaftar, sistem akan menampilkan nama, alamat, serta posisi desil Anda.

Cek Desil dan Status Bansos di Situs Kemensos

Pengecekan juga dapat dilakukan melalui laman resmi Kementerian Sosial.

  1. Akses laman cekbansos.kemensos.go.id.
  2. Pilih wilayah mulai dari provinsi hingga desa atau kelurahan.
  3. Masukkan nama lengkap sesuai e-KTP.
  4. Isi kode captcha.
  5. Klik “Cari Data”.

Sistem akan menampilkan status kepesertaan bansos, jenis bantuan yang diterima, serta posisi desil berdasarkan DTSEN.

Cek Desil Lewat Aplikasi Cek Bansos

Selain melalui situs web, masyarakat juga dapat menggunakan aplikasi “Cek Bansos” yang tersedia di Play Store dan App Store.