Menjelang agenda peluncuran globalnya, Xiaomi 17 Ultra Leica Edition mulai menunjukkan eksistensi di ranah pengujian performa. Perangkat flagship tersebut terdeteksi di Geekbench AI dan memperlihatkan kemampuan komputasi kecerdasan buatan yang mencuri perhatian.

Varian global dengan nomor model 25128PNA1G tercatat meraih skor 1.973 untuk pengujian presisi tunggal. Pada presisi setengah, nilainya mencapai 3.322, sedangkan skor terkuantisasi menembus 4.754.

Hasil ini mengindikasikan bahwa perangkat dirancang untuk memproses tugas berbasis AI langsung di perangkat, termasuk pengolahan gambar, pengenalan suara, hingga komputasi fotografi secara real-time.

Chipset Kelas Atas dan RAM 16GB

Data benchmark juga menampilkan konfigurasi prosesor berbasis arsitektur Qualcomm ARMv8. Susunannya terdiri dari enam inti efisiensi dengan kecepatan hingga 3,63GHz dan dua inti performa yang mampu mencapai 4,61GHz.

Spesifikasi tersebut mengarah pada penggunaan Snapdragon 8 Elite Gen 5 sebagai dapur pacu utama. Jika benar, performanya diprediksi berada di jajaran teratas smartphone flagship tahun 2026.

Perangkat ini dibekali RAM 16GB, memberikan ruang luas untuk menjalankan aplikasi berat maupun gim grafis tinggi secara bersamaan. Sistem operasinya sudah menggunakan Android 16 yang diperkirakan dipadukan dengan antarmuka HyperOS 3.

Sentuhan Leica di Sektor Kamera

Edisi Leica disebut tetap mempertahankan basis perangkat keras varian Ultra standar. Perbedaannya terletak pada optimalisasi fotografi yang dikembangkan bersama Leica.

Konfigurasi kamera belakang diperkirakan terdiri dari tiga sensor yang seluruhnya mendapat penyetelan khas Leica. Kamera utama 50 megapiksel akan menjadi andalan untuk pemotretan harian.

Selain itu, tersedia kamera ultra-wide 50 megapiksel untuk kebutuhan sudut lebar dan lensa telefoto periskop 200 megapiksel yang dirancang menghadirkan kemampuan zoom jarak jauh dengan detail tinggi.