Proses pencairan bantuan sosial Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non-Tunai tahap pertama tahun 2026 mulai menunjukkan perkembangan sejak awal Februari.

Bantuan untuk periode Januari hingga Maret tersebut telah memasuki fase penyaluran awal. Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat dilaporkan sudah melihat dana masuk ke rekening, meski realisasinya masih berlangsung bertahap.

Perbedaan waktu pencairan dipengaruhi kesiapan sistem, wilayah penyaluran, serta masing-masing bank penyalur.

Penyaluran Awal Terpantau di Sejumlah Daerah

Berdasarkan pemantauan perkembangan per 5 Februari 2026, pencairan awal bansos PKH dan BPNT terpantau dimulai melalui Bank Syariah Indonesia, khususnya bagi penerima di Provinsi Aceh.

Sejumlah KPM dilaporkan telah berhasil menarik dana bantuan. Terdapat penerima yang menerima BPNT sebesar Rp600.000 bersamaan dengan PKH senilai Rp1.575.000.

Laporan lain juga mencatat adanya KPM yang memperoleh masing-masing Rp600.000 untuk bantuan PKH dan BPNT. Kondisi ini menunjukkan bahwa proses pencairan telah berjalan, meskipun belum merata di seluruh wilayah.

Pembaruan Status Penyaluran di Sistem

Data terbaru penyaluran menunjukkan bantuan BPNT pada seluruh bank penyalur utama telah berstatus SI atau Standing Instruction.

Status tersebut menandakan perintah penyaluran dana telah diterbitkan, sehingga bantuan tinggal menunggu proses masuk ke kartu Kartu Keluarga Sejahtera masing-masing penerima.

Untuk bantuan PKH, perkembangan status masih bervariasi. Pada Bank BNI dan BSI, penyaluran PKH sudah mencapai tahap SI, sementara di Bank Mandiri dan BRI masih berada pada status SPM atau Surat Perintah Membayar.

Kondisi ini menunjukkan bahwa proses administrasi terus berjalan dan pencairan tinggal menunggu tahapan akhir sebelum dana benar-benar masuk ke rekening penerima.

Syarat dan Komitmen Penerima PKH

Sebelum menerima bantuan PKH, keluarga harus memenuhi komponen kepesertaan yang telah ditetapkan. Komponen tersebut mencakup ibu hamil atau menyusui, anak usia dini, anak yang masih bersekolah, lanjut usia, serta penyandang disabilitas berat.