Sebanyak 3,9 Juta Penerima Bansos Dihentikan, Pemerintah Siapkan Skema Pemberdayaan Rp5 Juta
Pemerintah menghentikan penyaluran bantuan sosial kepada jutaan penerima setelah dilakukan evaluasi data secara nasional. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyebut sebanyak 3,9 juta orang tidak lagi tercatat sebagai penerima bansos sejak 2025.
Penghentian tersebut merupakan hasil penyesuaian data kesejahteraan, proses graduasi, serta pembaruan basis data penerima bantuan sosial.
Menurut Saifullah Yusuf, keluarga yang keluar dari kepesertaan bansos tidak dibiarkan begitu saja. Pemerintah menyiapkan skema pemberdayaan agar mereka mampu mandiri secara ekonomi.
“Tahun lalu sekitar 3,9 juta keluar dari bansos. Nanti diarahkan ke program pemberdayaan supaya bisa mandiri,” ujar Saifullah Yusuf saat ditemui di Kantor Kementerian Sosial, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis, 5 Februari 2026.
Bantuan Modal Usaha Rp5 Juta
Keluarga Penerima Manfaat yang tidak lagi menerima bansos akan memperoleh dukungan berupa bantuan modal usaha senilai Rp5 juta. Dana tersebut ditujukan untuk mendorong kegiatan produktif.
Ia mencontohkan, bantuan tersebut dapat digunakan untuk usaha sederhana seperti beternak ayam petelur. Dengan jumlah sekitar 25 ekor ayam, hasil penjualan telur dinilai mampu menghasilkan pendapatan rutin.
“Misalnya diberi uang Rp5 juta, dibelikan ayam petelur. Dari hasilnya bisa dapat lebih dari Rp200 ribu per bulan,” jelasnya.
Jika pendapatan yang dihasilkan telah melebihi nilai bantuan sosial, keluarga tersebut dinilai telah mencapai kemandirian ekonomi.
“Itu sudah lebih berdaya, sudah bisa mandiri, karena pendapatannya lebih dari bansos. Ukurannya sesederhana itu,” katanya.
Evaluasi Data Jutaan Penerima
Setelah terbitnya Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025, Kementerian Sosial bersama Badan Pusat Statistik melakukan evaluasi menyeluruh terhadap data penerima bansos.
Proses tersebut mencakup kunjungan langsung ke rumah penerima, dialog dengan keluarga, serta penilaian ulang kondisi sosial dan ekonomi.
Update Terbaru
10 Alasan Sistem Pendidikan Finlandia Jadi yang Terbaik di Dunia
Sabtu / 27-06-2026, 16:16 WIB
Aldi Taher Buka Gerai Ayam Goreng Basah, Target Ekspansi hingga Makkah
Sabtu / 27-06-2026, 16:16 WIB
vivo TWS 5 Pro Resmi dengan ANC 60dB, DAC Hi-Fi, dan Baterai 50 Jam
Sabtu / 27-06-2026, 16:16 WIB
Cara Cek BPJS PBI Aktif atau Tidak Tahun 2026 Lewat HP
Sabtu / 27-06-2026, 16:16 WIB
Pemutihan BPJS Kesehatan dan Program REHAB, Ini Perbedaan serta Syarat Lengkapnya
Sabtu / 27-06-2026, 16:16 WIB
Transfer ke Arsenal Bikin Declan Rice Naik Level, Calon Kapten Inggris
Sabtu / 27-06-2026, 16:11 WIB
Prancis Hancurkan Norwegia 4-1, Dembélé Cetak Hattrick
Sabtu / 27-06-2026, 16:07 WIB
Cara Cek Pencairan 2 Jenis Bantuan Sosial Tambahan yang Masuk ke Rekening Juni 2026
Sabtu / 27-06-2026, 16:07 WIB
10 Aplikasi Penghasil Uang Terpercaya Cair ke DANA di 2026
Sabtu / 27-06-2026, 16:06 WIB
Israel Akan Tarik Pasukan dari Dua Wilayah di Lebanon
Sabtu / 27-06-2026, 16:01 WIB
Daftar 27 Tim Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Tersisa 5 Tiket
Sabtu / 27-06-2026, 16:01 WIB
Vivo X300 vs X300 Ultra: Pilih Flagship Compact atau Premium?
Sabtu / 27-06-2026, 16:01 WIB
Fakta dan Sebaran 5 Peserta Latsarmil Kopdes/Kampung Nelayan yang Meninggal
Sabtu / 27-06-2026, 16:01 WIB
Menkomdigi Imbau Waspada Aplikasi Kencan Usai Viral Kasus Penyiksaan YTR
Sabtu / 27-06-2026, 16:00 WIB






