Sosok Kafrawi Yuliantono dalam Epstein Files, Ini Isi Dokumen dan Latar Belakangnya
Kafrawi Yuliantono - Epstein files--
Nama Kafrawi Yuliantono ikut menjadi sorotan publik setelah kemunculannya dalam kumpulan dokumen yang dikenal sebagai Epstein Files. Arsip tersebut berisi ribuan berkas milik finansier Amerika Serikat, Jeffrey Epstein, yang dirilis ke publik sebagai bagian dari proses transparansi hukum.
Kemunculan nama warga negara Indonesia ini memicu rasa ingin tahu karena dokumen yang beredar memuat korespondensi elektronik, riwayat profesional, hingga dokumen perjalanan yang cukup lengkap.
Apa Itu Epstein Files
Epstein Files merupakan kumpulan arsip penyelidikan yang mencakup dokumen, foto, video, serta catatan administratif terkait aktivitas dan jaringan Jeffrey Epstein.
Dokumen-dokumen ini dirilis oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat sebagai bagian dari pengungkapan kasus kejahatan seksual dan dugaan perdagangan manusia yang menjerat Epstein sebelum meninggal dunia pada 2019.
Seiring dibukanya arsip tersebut, publik menelusuri berbagai nama yang tercantum di dalamnya. Salah satu yang menarik perhatian adalah Kafrawi Yuliantono, yang disebut sebagai profesional di sektor perhotelan.
Dokumen atas Nama Kafrawi Yuliantono
Dalam arsip yang beredar luas di media sosial, tercantum sejumlah dokumen personal atas nama Kafrawi Yuliantono. Berkas tersebut meliputi surat elektronik, surat lamaran kerja, curriculum vitae, sertifikat pendukung, hingga salinan visa Amerika Serikat.
Kelengkapan dokumen ini menunjukkan adanya proses komunikasi dan administrasi yang terjadi dalam kurun waktu tertentu, dengan konteks profesional.
Isi Korespondensi Email
Salah satu dokumen yang paling banyak dibicarakan adalah email bertanggal 5 Agustus 2013. Email tersebut dikirim dari alamat yang mencantumkan identitas Yuliantono Kafrawi dengan afiliasi Sofitel Bali Nusa Dua Resort.
Dalam pesan tersebut, pengirim menyampaikan apresiasi atas respons yang diterimanya terkait peluang bekerja. Ia juga menyatakan minat untuk bekerja di New York atau Florida, serta menjelaskan posisinya saat itu sebagai Asisten Direktur Food and Beverage di kawasan Nusa Dua, Bali.
Pada korespondensi tersebut, Kafrawi menyebut ketertarikannya untuk bergabung sebagai manajer residensi dan menekankan kesiapannya bekerja keras, sering bepergian, serta menjaga kejujuran dalam menjalankan tanggung jawab.
Email lain bertanggal 30 Maret 2013 juga tercantum dalam arsip. Dalam pesan tersebut, Kafrawi memperkenalkan diri dan menyebut bahwa ia mengetahui jaringan Epstein melalui mantan manajer hotelnya, Nicholas Simmonds.
Dalam email itu, ia menyatakan minat bekerja di salah satu properti Epstein di New York atau Florida, serta menjelaskan posisinya saat itu sebagai manajer operasional banquet di Hotel JW Marriott.
Dokumen Visa Amerika Serikat
Selain korespondensi elektronik, arsip juga memuat salinan visa Amerika Serikat atas nama Yuliantono, Kafrawi.
Visa tersebut berjenis B1/B2, diterbitkan pada 25 Oktober 2013 dan tercatat berlaku hingga 23 Oktober 2018. Dokumen tersebut dikeluarkan oleh perwakilan Amerika Serikat di Jakarta dan mencantumkan kewarganegaraan Indonesia.
Keberadaan visa ini menunjukkan bahwa proses administratif perjalanan ke Amerika Serikat pernah dijalani oleh yang bersangkutan pada periode tersebut.
Profil dan Latar Belakang Profesional
Berdasarkan curriculum vitae yang tercantum dalam arsip, Kafrawi Yuliantono diketahui berdomisili di Medan dan memiliki latar belakang panjang di industri perhotelan dan layanan hospitality internasional.
Riwayat karier yang tercatat mencakup berbagai posisi operasional dan manajerial di hotel dan resor internasional.
- Head waiter dan palace butler di Royal Hashemite Court of Jordania.
- Food and beverage pre opening team di Four Seasons Resort Maldives.
- Personal assistant di Como Shambhala Residence Bali.
- Banquet operation manager di Le Grandeur Hotel.
- Outlet manager di Swiss-Belhotel International.
- Banquet operation manager di Sheraton Hotel, jaringan Starwood.
- Banquet operation manager di JW Marriott International Medan.
Seluruh riwayat tersebut menunjukkan pengalaman profesional di bidang layanan perhotelan, pengelolaan acara, serta manajemen makanan dan minuman.