Profil Jerinx Superman Is Dead Kembali Disorot Usai Epstein Files Viral
Jerix-Instagram-
Perbincangan warganet kembali mengarah pada Epstein Files, kumpulan dokumen yang belakangan ramai dibahas di media sosial.
Dokumen tersebut memuat sejumlah nama tokoh dunia yang disebut memiliki keterkaitan dengan mendiang Jeffrey Epstein, termasuk Elon Musk, Donald Trump, hingga Bill Gates.
Dalam dokumen itu juga beredar informasi mengenai korespondensi email antara Epstein dan Bill Gates yang dikaitkan dengan pembahasan pandemi Covid-19.
Isu tersebut memicu respons dari I Gede Ari Astina atau Jerinx, drummer band Superman Is Dead, yang selama pandemi dikenal vokal menyuarakan dugaan konspirasi terkait Covid-19.
Unggahan Jerinx Terkait Epstein Files
Respons Jerinx diketahui melalui unggahan di akun Instagram @true_jrx pada 3 Februari 2026.
Dalam unggahan tersebut, Jerinx menyatakan bahwa pandangannya mengenai Covid-19 yang pernah menuai kontroversi kini dianggapnya terbukti seiring terkuaknya Epstein Files.
Ia menyinggung pengalamannya di awal pandemi ketika menulis esai dan membuat video yang mengaitkan wabah dengan berbagai kepentingan global, namun justru mendapat kecaman.
Jerinx juga mengungkit dampak dari pernyataan-pernyataannya saat itu, termasuk proses hukum yang berujung pada hukuman penjara.
Kontroversi Jerinx di Masa Pandemi
Nama Jerinx sebelumnya menjadi sorotan publik setelah menyebut Ikatan Dokter Indonesia sebagai “kacung WHO” dan terlibat kasus pengancaman terhadap Adam Deni.
Dua perkara tersebut membuat Jerinx harus menjalani hukuman pidana, masing-masing 10 bulan penjara dalam kasus IDI dan satu tahun penjara dalam perkara pengancaman.
Dalam unggahannya, Jerinx kembali menegaskan keyakinannya bahwa Covid-19 merupakan wabah buatan manusia, merujuk pada informasi yang menurutnya tercantum dalam Epstein Files.