Sosok Gabriela Rico Diduga Menghilang Usai Jadi Saksi Pesta Liar Jeffrey Epstein, Video Lawasnya Viral Lagi
Gabriel-Instagram-
Sebuah video lama kembali ramai diperbincangkan seiring mencuatnya Epstein Files di media sosial.
Rekaman tersebut menampilkan seorang perempuan yang berteriak histeris di depan sebuah gedung, memicu spekulasi luas tentang keterkaitannya dengan kasus Jeffrey Epstein.
Perempuan dalam video itu diketahui bernama Gabriela Rico, sosok yang disebut-sebut pernah menyaksikan sebuah pesta elite sebelum akhirnya menghilang.
Video Lawas Muncul di Tengah Ramainya Epstein Files
Video Gabriela Rico kembali beredar setelah diunggah ulang akun Thread @bridepth pada 1 Februari 2026.
Dalam rekaman tersebut, Gabriela tampak mengenakan kaos oranye sambil berteriak di ruang publik dengan kondisi emosional tidak stabil.
Ia terdengar melontarkan tuduhan mengejutkan tentang praktik memakan manusia, yang kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan menyebar luas.
Tudingan soal Pesta Elite dan Ritual Gelap
Berdasarkan narasi yang beredar, Gabriela diduga baru saja menghadiri sebuah pesta yang dikaitkan dengan Elite Model Agency.
Pesta tersebut disebut-sebut dihadiri kalangan elite internasional, termasuk tokoh politik ternama dunia.
Dalam unggahan akun @craxyim, disebutkan Gabriela mengaku menyaksikan praktik pengorbanan manusia dalam acara tersebut, yang membuatnya panik dan melarikan diri.
Profil Gabriela Rico dan Insiden Tahun 2009
Gabriela Rico memiliki nama lengkap Gabriela Rico Jimenez.
Ia dikenal publik setelah insiden pada Agustus 2009 di Monterrey, Nuevo Leon, Meksiko.
Saat kejadian, Gabriela berusia 21 tahun dan terlihat berteriak di luar sebuah hotel mewah sambil menuding sejumlah tokoh elite.
Ia bahkan menyebut nama putra pengusaha Carlos Slim serta Juan Camillo Mourino Terrazo, mantan Menteri Dalam Negeri dari Partai PAN.
Dalam pernyataannya, Gabriela mempertanyakan kematian Juan Camillo Mourino yang terjadi akibat kecelakaan pesawat pada 2008.
Baca juga: Jerinx SID Angkat Bicara soal Epstein Files dan Sindiran Tuduhan Halusinasi