Rilis Dokumen Epstein Membuka Jaringan Elite Politik dan Bisnis Dunia
Epstein files pdf--
Gelombang terbaru pembukaan dokumen terkait terpidana kejahatan seksual Jeffrey Epstein kembali memunculkan deretan tokoh ternama dari dunia politik, bisnis, hingga hiburan global. Nama Presiden Amerika Serikat Donald Trump, mantan Presiden Bill Clinton, Bill Gates, Elon Musk, hingga Pangeran Andrew dari Inggris tercatat tersebar di jutaan halaman arsip yang kini mulai diungkap ke publik.
Di tengah sorotan terhadap tokoh-tokoh besar tersebut, para korban Epstein justru menyuarakan kemarahan. Mereka terkejut ketika Departemen Kehakiman Amerika Serikat sempat mengunggah foto-foto telanjang tanpa sensor dalam rilis dokumen, sebelum akhirnya ditarik kembali.
Proses pembukaan arsip Epstein diperkirakan masih akan berlangsung panjang. Hingga kini, jutaan dokumen telah dilepas ke publik dan masih ada berkas lain yang dijadwalkan menyusul.
Nama Terkenal dan Catatan Memalukan
Dokumen-dokumen itu memuat berbagai korespondensi yang menampilkan sisi kehidupan elite yang selama ini tertutup. Sebagian isi bahkan bertolak belakang dengan pernyataan publik yang pernah disampaikan pihak-pihak terkait.
Salah satunya menyangkut Elon Musk. Dalam surel tahun 2012, Epstein menanyakan kebutuhan helikopter untuk perjalanan ke pulau pribadinya. Musk membalas bahwa ia hanya akan datang bersama istrinya saat itu, Talulah Riley, dan menanyakan malam mana yang menjanjikan pesta paling “liar”.
Isi korespondensi tersebut berbeda dengan klaim Musk sebelumnya yang menyebut dirinya menolak undangan Epstein. Setelah dokumen dirilis, Musk menegaskan tidak pernah menghadiri pesta Epstein dan mendesak agar fokus diarahkan pada penuntutan pelaku kejahatan.
Relasi Lama Bill Gates dan Epstein
Hubungan antara Bill Gates dan Epstein kembali menjadi perhatian. Draf surel yang tersimpan di akun Epstein menggambarkan nada kekecewaan dan rasa dikhianati terhadap pendiri Microsoft tersebut.
Catatan itu menyinggung persoalan rumah tangga Gates dengan Melinda, potensi dampak perceraian terhadap yayasan mereka, hingga pembahasan bisnis yang tidak berjalan mulus. Perwakilan Gates membantah keras isi dokumen tersebut dan menyebutnya sebagai upaya Epstein untuk menjebak dan mencemarkan nama baik.
Pertemuan Elite di Pulau dan Jamuan Makan
Dokumen juga memuat komunikasi Howard Lutnick, yang kini menjabat Menteri Perdagangan AS, mengenai permintaan koordinat pulau Epstein untuk keperluan makan siang bersama keluarga. Juru bicara menyatakan interaksi Lutnick dengan Epstein sangat terbatas dan tidak melibatkan pelanggaran hukum.
Pendiri Virgin Group, Richard Branson, tercatat bertukar pesan bernada bercanda dengan Epstein pada 2013. Pihak Virgin menegaskan Branson tidak mengetahui sepenuhnya latar belakang kejahatan Epstein saat itu dan hanya berinteraksi dalam konteks kelompok atau bisnis.
Dunia Media, Hiburan, dan Olahraga
Nama jurnalis dan pembawa acara Katie Couric muncul dalam korespondensi terkait jamuan makan di rumah Epstein pada 2010. Dalam memoarnya, Couric mengaku suasana rumah tersebut terasa janggal dan menyesal tidak mencari informasi lebih jauh.
Tokoh lain yang tercantum antara lain Martha Stewart, sutradara Bret Ratner, hingga pemilik bersama New York Giants, Steve Tisch. Tisch mengakui pernah bertukar email dengan Epstein mengenai perempuan dewasa, namun menegaskan tidak pernah mengunjungi pulau Epstein.
Dokumen juga menyinggung Josh Harris, pemilik klub olahraga profesional di NFL, NBA, dan NHL. Email terbaru mengindikasikan Harris sempat bertemu Epstein dalam sebuah sarapan tertutup, meski juru bicaranya menyatakan Harris berusaha menghindari hubungan bisnis lebih jauh.
Akademisi dan Tokoh Politik
Mantan Presiden Harvard dan pejabat tinggi ekonomi AS, Lawrence Summers, kembali dikaitkan dengan Epstein melalui email tahun 2017 yang memuat percakapan bernada gosip politik. Summers sebelumnya telah menyatakan penyesalan mendalam atas keputusannya tetap berkomunikasi dengan Epstein.
Strategi politik Steve Bannon juga terungkap lewat pesan teks intens dengan Epstein, termasuk candaan sinis soal Presiden Trump dan kebijakan tarif. Hubungan keduanya kini menjadi sorotan setelah hampir dua jam rekaman wawancara mereka ikut dirilis.
Penegasan Penting dari Dokumen
Otoritas menekankan bahwa kemunculan nama seseorang dalam berkas tidak serta-merta berarti keterlibatan atau pengetahuan atas kejahatan Epstein. Sebagian besar korespondensi terjadi setelah vonis awal Epstein pada 2008.
Meski demikian, rilis dokumen ini membuka kembali diskusi luas tentang lingkaran kekuasaan, privilese, dan lemahnya pengawasan terhadap pelaku kejahatan seksual kelas kakap. Proses pengungkapan yang belum selesai diperkirakan masih akan menghadirkan nama-nama lain ke permukaan.