Pemerintah Amerika Serikat membuka jutaan dokumen terbaru terkait kasus kejahatan seksual anak yang melibatkan mendiang Jeffrey Epstein. Rilis arsip ini menjadi pengungkapan terbesar sejak undang-undang transparansi diberlakukan dan kembali mengguncang publik internasional.

Berkas-berkas tersebut menampilkan korespondensi pribadi, transaksi keuangan, hingga percakapan yang menunjukkan sejumlah tokoh dunia masih menjalin relasi dengan Epstein, bahkan setelah ia divonis bersalah pada 2008.

Jejak Hubungan Epstein dan Eks Pangeran Andrew

Dokumen terbaru memuat email yang mengindikasikan mantan Pangeran Inggris Andrew Mountbatten-Windsor mengundang Epstein ke Istana Buckingham setelah masa tahanan rumahnya berakhir.

Baca juga: Dokumen Epstein Files PDF: Apa Isi dan Siapa Saja yang Disebut di Dalamnya

Dalam salah satu korespondensi, Andrew menyebut kemungkinan makan malam dengan privasi penuh. Beberapa bulan setelahnya, keduanya juga tertangkap kamera berjalan bersama di Central Park, New York, meski Andrew sebelumnya mengklaim telah memutus hubungan.

Berkas lain menunjukkan Epstein sempat menawarkan pertemuan dengan seorang perempuan Rusia kepada Andrew, yang dibalas dengan respons positif. Hingga kini tidak ada bukti hukum bahwa pertemuan tersebut benar-benar terjadi.

Email Sarah Ferguson Jadi Sorotan

Mantan istri Pangeran Andrew, Sarah Ferguson, juga muncul dalam dokumen. Dalam sebuah email setahun setelah vonis Epstein, Ferguson menyebut Epstein sebagai “saudara yang selalu saya inginkan”.

Baca juga: Departemen Kehakiman AS Rilis 3 Juta Halaman Dokumen Kasus Jeffrey Epstein ke Publik