Dokumen Epstein Files yang dirilis Departemen Kehakiman Amerika Serikat pada 30 Januari 2026 kembali memicu perhatian global. Dalam berkas tersebut, dua wilayah di Indonesia, yakni Bali dan Jakarta, ikut tercantum dalam sejumlah catatan.

Kemunculan nama Indonesia itu menimbulkan pertanyaan publik mengenai konteks dan makna penyebutannya. Namun, dokumen tersebut tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran hukum oleh pihak atau wilayah yang disebut.

Epstein Files dan Catatan Perjalanan Internasional

Epstein Files memuat berbagai arsip terkait Jeffrey Epstein, termasuk foto, surat elektronik, serta catatan penerbangan. Dokumen ini menelusuri aktivitas perjalanan Epstein ke berbagai negara selama masih hidup.

Indonesia menjadi salah satu tujuan yang tercantum, bersama sejumlah negara lain di Asia dan kawasan dunia lainnya.

Nama Bali dan Jakarta dalam Dokumen

Bali dan Jakarta muncul dalam beberapa catatan penerbangan atau flight logs milik Epstein. Data tersebut mencatat pergerakan perjalanan, bukan aktivitas kriminal di lokasi yang disebut.

Salah satu dokumen menyebut adanya komunikasi elektronik yang menyinggung Jakarta sebagai titik transit sebelum perjalanan menuju Bali menggunakan maskapai asal Indonesia.

Foto dan Arsip yang Menyebut Indonesia

Dalam berkas yang dirilis, terdapat foto Epstein bersama Ghislaine Maxwell di sejumlah lokasi internasional. Beberapa arsip juga menyertakan foto Epstein dan Maxwell yang disebut diambil di Bali.

Selain itu, terdapat dokumen berlabel EFTA00129111.pdf yang berisi surat dan gambar sensitif. Salah satu keterangan foto di dalamnya menyebut Bali, meski konteks dan keterkaitannya belum dapat dipastikan.

Spekulasi Publik dan Klarifikasi

Penyebutan Bali dalam dokumen tersebut sempat dikaitkan warganet dengan properti Epstein di New Mexico, Amerika Serikat, yang dikenal sebagai Zorro Ranch.