DPR Dukung Penuh Sikap Kapolri Listyo Sigit Tolak Polri di Bawah Kementerian
Wacana penempatan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di bawah kementerian kembali mendapat penolakan tegas dalam rapat kerja Komisi III DPR RI bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Rapat yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026), menjadi forum Kapolri menyampaikan sikap terbuka terkait desain kelembagaan Polri ke depan.
Kapolri Tegaskan Independensi Polri
Jenderal Listyo Sigit menegaskan Polri sejak awal reformasi ditempatkan sebagai lembaga negara yang berdiri sendiri dan sejajar dengan kementerian.
Menurutnya, posisi tersebut merupakan hasil pembelajaran panjang dari sejarah ketatanegaraan Indonesia yang tidak bisa diabaikan.
Dalam forum itu, Kapolri melontarkan pernyataan yang menarik perhatian anggota dewan dengan menegaskan penolakannya terhadap wacana subordinasi kelembagaan.
“Kalau Polri harus berada di bawah kementerian, lebih baik saya jadi petani,” ujar Listyo Sigit di hadapan Komisi III DPR RI.
DPR Satu Suara Tolak Wacana Subordinasi
Sikap Kapolri tersebut mendapat dukungan luas dari mayoritas anggota Komisi III DPR RI yang hadir dalam rapat kerja.
Para legislator menilai, baik secara konstitusional maupun historis, Polri memang dirancang sebagai institusi negara yang independen.
Anggota Komisi III juga menyinggung pengalaman masa lalu ketika Polri pernah berada dalam satu atap dengan militer.
Periode tersebut dinilai menyisakan persoalan serius, mulai dari tumpang tindih kewenangan hingga lemahnya akuntabilitas penegakan hukum.
Reformasi 1998 Jadi Titik Balik
Pemisahan Polri dari TNI pada era Reformasi 1998 dipandang sebagai tonggak penting pembentukan institusi kepolisian sipil yang mandiri.
DPR menilai semangat reformasi itu tidak boleh ditarik mundur melalui perubahan struktur yang fundamental.
Penempatan Polri di bawah kementerian dikhawatirkan mengaburkan prinsip checks and balances dalam sistem ketatanegaraan.
Update Terbaru
Kroasia Pastikan Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026 Setelah Menang 2-1 atas Ghana
Minggu / 28-06-2026, 11:32 WIB
Pariwisata Jadi Pilar Ekonomi Nasional, Danantara Dorong Ekosistem Terintegrasi
Minggu / 28-06-2026, 11:32 WIB
Gagal di Piala Dunia 2026, Arab Saudi Incar Jorge Jesus sebagai Pelatih Baru
Minggu / 28-06-2026, 11:32 WIB
Daftar Acara Trans TV Senin, 29 Juni 2026 Ada Film Bioskop, Brownies, Insert dan Pagi-Pagi Ambyar serta Link Nonton
Minggu / 28-06-2026, 11:32 WIB
Inggris Tundukkan Panama 2-0 dan Amankan Status Juara Grup L Piala Dunia 2026
Minggu / 28-06-2026, 11:30 WIB
Tiket Termurah Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026 Dijual Rp24 Juta
Minggu / 28-06-2026, 11:29 WIB
Evakuasi Ibu dan Bayi usai 3 Hari Terjebak Reruntuhan Gempa Venezuela
Minggu / 28-06-2026, 11:28 WIB
Alarm Bahaya Portugal: Ronaldo dkk Tumpul di Dua Laga Fase Grup Piala Dunia 2026
Minggu / 28-06-2026, 11:28 WIB
Pertarungan Prabowo vs Gibran: 'Semua Bisa Dikorbankan Demi 2029'
Minggu / 28-06-2026, 11:28 WIB
Kemenkes Tegaskan Regulasi Tembakau untuk Lindungi Kesehatan, Bukan Matikan Industri
Minggu / 28-06-2026, 11:28 WIB
Toyota dan Mitsubishi Dongkrak Ekspor Otomotif Indonesia pada Mei 2026
Minggu / 28-06-2026, 11:28 WIB
Gibran Sadar Gerakannya Dibatasi Lingkaran Prabowo
Minggu / 28-06-2026, 11:28 WIB
FIFA Angkat Bicara soal Tuduhan Pemerkosaan Kapten Tanjung Verde
Minggu / 28-06-2026, 11:27 WIB
Waktu Terbaik Gunakan Toilet Pesawat Menurut Pramugari
Minggu / 28-06-2026, 11:27 WIB






