Konflik Perbatasan Thailand–Kamboja Memanas: 500 Ribu Warga Mengungsi, Pendidikan Terganggu, dan SEA Games Terguncang
Upaya Perdamaian: Trump Kembali Turun Tangan?
Sebelumnya, awal tahun ini, kedua negara sempat sepakat pada gencatan senjata sementara setelah negosiasi difasilitasi oleh mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Namun, kesepakatan itu terbukti rapuh. Dengan meningkatnya korban jiwa—termasuk laporan korban sipil yang terus bertambah—dan ancaman terhadap stabilitas kawasan, Trump dilaporkan kembali berkomitmen untuk menghubungi langsung Perdana Menteri Thailand dan Perdana Menteri Kamboja dalam upaya mediasi darurat.
Langkah ini mendapat sambutan campur dari komunitas internasional. Sebagian pihak menyambut baik inisiatif perdamaian, sementara yang lain mempertanyakan efektivitas keterlibatan aktor non-regional dalam konflik yang sangat dipengaruhi oleh sejarah, geopolitik, dan isu kedaulatan lokal.
Konflik Bersejarah yang Tak Kunjung Usai
Perseteruan antara Thailand dan Kamboja bukanlah hal baru. Akar konflik ini menjangkau jauh ke masa kolonial, terutama seputar sengketa kepemilikan candi Preah Vihear, situs warisan UNESCO yang terletak di perbatasan kedua negara. Meski Mahkamah Internasional (ICJ) telah memutuskan pada tahun 2013 bahwa wilayah tersebut berada di bawah kedaulatan Kamboja, ketegangan di lapangan tak pernah benar-benar reda.
Kini, dengan kembali memanasnya situasi, dunia menanti langkah konkret dari ASEAN, PBB, dan para pemimpin regional untuk mencegah konflik ini meluas menjadi krisis yang lebih besar. Sementara itu, di balik garis depan pertempuran, ratusan ribu warga sipil—termasuk anak-anak, lansia, dan ibu hamil—terus hidup dalam ketakutan, berharap perdamaian segera datang sebelum harga yang harus dibayar menjadi terlalu mahal.
Update Terbaru
Penjelasan Ending Film Tanah Runtuh (2026) Hingga Kemungkinan Lanjut Musim Kedua
Kamis / 25-06-2026, 12:28 WIB
Afrika Selatan Cetak Sejarah usai Tekuk Korea, Akhirnya Lolos Grup
Kamis / 25-06-2026, 12:28 WIB
Laba Pertamina 2025 Capai Rp55,2 T Berkat Jaga Pasokan hingga Transisi
Kamis / 25-06-2026, 12:28 WIB
Warga Beber Detik-detik Horor Gempa Venezuela: Tanah Bergemuruh
Kamis / 25-06-2026, 12:25 WIB
Gelandang Qatar Assim Madibo Dihukum FIFA Usai Bikin Kone Patah Kaki
Kamis / 25-06-2026, 12:25 WIB
5 Karakter Orang yang Suka Mengeluh, Kepuasan Hidupnya Rendah
Kamis / 25-06-2026, 12:25 WIB
Canda Prabowo soal Panglima dan Kapolri Sulit Diganti
Kamis / 25-06-2026, 12:22 WIB
Presiden Prabowo Sambut Sukses Swasembada Pangan, Indonesia Mulai Bantu Negara Lain
Kamis / 25-06-2026, 12:21 WIB
Gempa Besar Venezuela Terasa Hingga Brasil dan Kolombia
Kamis / 25-06-2026, 12:21 WIB
Usai Tangkap Maduro Januari, Trump Siap Bantu Venezuela Usai Gempa
Kamis / 25-06-2026, 12:21 WIB
Bitcoin Ambles di Bawah US$60 Ribu, Investor Mulai Amankan Uang Tunai
Kamis / 25-06-2026, 12:21 WIB
Ajudan Ungkap Tujuan Sekretaris Pribadi Prabowo Temui Jokowi di Solo
Kamis / 25-06-2026, 12:21 WIB
Penyebab Rentetan Gempa Dahsyat di Dunia Hari Ini
Kamis / 25-06-2026, 12:21 WIB
Geo Dipa Energi Adopsi Teknologi Cloud untuk Optimalkan Operasional Panas Bumi
Kamis / 25-06-2026, 12:20 WIB






