Siapa Sebenarnya Pemilik PT Laguna Indonesia? Benarkah Yai Mim Sang Eks Dosen UIN Malang Berada di Balik Perusahaan Ini?
Siapa Sebenarnya Pemilik PT Laguna Indonesia? Benarkah Yai Mim Sang Eks Dosen UIN Malang Berada di Balik Perusahaan Ini?
Nama Yai Mim, sosok eks dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, kembali menjadi perbincangan hangat di jagat media sosial. Setelah sebelumnya viral karena perseteruan sengit dengan tetangganya—pemilik rental mobil Sahara—kini muncul klaim baru yang mengaitkannya dengan sebuah perusahaan besar: PT Laguna Indonesia.
Klaim tersebut menyebut bahwa Yai Mim, yang memiliki nama asli Imam Muslimin, bukan hanya seorang akademisi, melainkan juga seorang pengusaha sukses yang berada di balik berbagai bisnis besar di bawah naungan Laguna Group. Namun, benarkah demikian? Siapa sebenarnya CEO PT Laguna Indonesia, dan apakah Yai Mim memang pemilik saham mayoritas perusahaan tersebut?
Klaim Viral di TikTok: Yai Mim Disebut sebagai CEO Laguna Group
Isu ini pertama kali mencuat melalui unggahan di akun TikTok @bdsj.dukuhseti, yang membagikan tangkapan layar berisi informasi mengejutkan. Dalam keterangan unggahannya, disebutkan bahwa Yai Mim adalah pemilik resmi PT Laguna Indonesia, sekaligus CEO Laguna Group—konglomerat yang diklaim memiliki beragam bisnis, mulai dari hotel mewah, produk fesyen seperti sarung BHs hingga baju Hermes.
“Pemilik PT Laguna Indonesia adalah Pak Yai Mim, yang dikenal sebagai CEO Laguna Group dan memiliki berbagai usaha seperti hotel, sarung BHs, serta baju Hermes. Ia juga dikenal sebagai sosok yang menyembunyikan identitasnya,” demikian bunyi keterangan dalam unggahan tersebut.
Klaim ini langsung memicu gelombang respons dari warganet. Sebagian percaya, sebagian lain justru merasa kebingungan lantaran tak menemukan jejak digital yang menghubungkan nama Yai Mim dengan PT Laguna Indonesia.
Warganet Bingung: “Cari di Google Tidak Ketemu!”
Banyak pengguna media sosial mengaku kesulitan memverifikasi kebenaran informasi tersebut. Akun @es_tehseger, misalnya, mengaku telah berkali-kali mencari di mesin pencari Google, namun tak menemukan nama Yai Mim dalam daftar direksi atau pemilik saham PT Laguna Indonesia.
“Ini cari infonya di mana kak? Aku ketik di Google tapi yang muncul bukan nama Pak Yai Mim,” tulisnya.
Pemilik akun @bdsj.dukuhseti, yang pertama kali menyebarkan klaim tersebut, hanya menjawab singkat:
“Tiktok, baca yang konteks tambahan kak.”
Namun, jawaban itu justru memperkeruh kebingungan. Pengguna lain seperti @rorofitria1707 bahkan menegaskan bahwa ia bukan bagian dari pihak manapun—baik pendukung maupun penentang Yai Mim—namun tetap gagal menemukan bukti valid.
“Aku bukan haters dan bukan pembela Sahara, tapi nyari pemilik PT Laguna nggak nemu-nemu nama Yai Mim,” ungkapnya.
Bahkan, ada pula netizen yang mengaku mendukung Yai Mim, namun tetap tak menemukan keterkaitan antara sang eks dosen dengan perusahaan tersebut.
“Aku juga bingung karena searching nggak nemu padahal aku pihak Yai,” tulis akun @arayara18.
Ada yang Percaya: “Seperti Drama China, CEO Sembunyikan Identitas!”
Meski banyak yang meragukan, tak sedikit pula warganet yang meyakini klaim tersebut bisa jadi benar. Beberapa pengguna TikTok justru menganggap narasi ini menarik, bahkan membandingkannya dengan alur drama Tiongkok.
“Seperti nonton drama China ya, sang CEO menyembunyikan identitasnya,” komentar akun @trisna.esti5.
Ada pula yang menggunakan logika awam untuk membenarkan klaim tersebut. Akun @user2328116006655 berargumen:
“Logikanya saja, kalau nggak kaya raya, mana mungkin bisa dapat istri cantik, muda, dan berpendidikan.”
Meski argumen ini terdengar subjektif, ia mencerminkan bagaimana publik kerap menghubungkan gaya hidup seseorang dengan status kekayaannya—terlepas dari validitas data yang sebenarnya.
Fakta atau Hoaks? Belum Ada Konfirmasi Resmi
Hingga berita ini diturunkan, tidak ada pernyataan resmi baik dari PT Laguna Indonesia maupun dari Imam Muslimin (Yai Mim) sendiri yang mengonfirmasi atau membantah klaim tersebut. Tidak ada pula catatan publik di situs resmi Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia atau platform bisnis seperti Bisnis.com atau LinkedIn yang menyebut nama Yai Mim sebagai direksi atau pemegang saham utama perusahaan tersebut.
Hal ini menimbulkan pertanyaan besar: Apakah klaim ini merupakan bagian dari narasi viral yang dibesar-besarkan, atau memang ada fakta tersembunyi yang belum terungkap?
Update Terbaru
Programmer Film Korea Nam Jong-suk Dianugerahi Knight of French Arts and Letters
Jumat / 26-06-2026, 13:21 WIB
YouTuber Jerman Kalahkan Juara Bertahan di Festival Keju Gelinding Inggris
Jumat / 26-06-2026, 13:20 WIB
Bahlil Curiga Stok Batu Bara PLN Habis di Tengah Tahun, Ungkap Ada Kejanggalan
Jumat / 26-06-2026, 13:20 WIB
Steam Summer Sale 2026 Resmi Dimulai, Diskon Hingga 95 Persen
Jumat / 26-06-2026, 13:16 WIB
4 Tablet Murah Rp1 Jutaan untuk Anak Sekolah, Cocok untuk Belajar
Jumat / 26-06-2026, 13:15 WIB
Samsung Display Mulai Produksi Massal Panel OLED untuk iPad Mini Baru
Jumat / 26-06-2026, 13:15 WIB
5 Kebiasaan 'Sopan' yang Ternyata Paling Dibenci HRD
Jumat / 26-06-2026, 13:15 WIB
SPRITE Luncurkan Varian Nipis Mint, Hadirkan Sensasi Dingin ala 'Santai Melantai'
Jumat / 26-06-2026, 13:15 WIB
Pemerintah Siapkan Jurus Baru Optimalkan Program Makan Bergizi Gratis
Jumat / 26-06-2026, 13:14 WIB
Dr Tifa Sebut Penangkapan Dirinya Berlebihan, Seperti Gembong Narkoba
Jumat / 26-06-2026, 13:14 WIB
Strategi Pangkas Produk Berbuah Manis, Laba JELI Naik 220%
Jumat / 26-06-2026, 13:14 WIB
IIMS 2027 Hadir Lebih Luas, Rute Test Drive Tembus Luar JIExpo
Jumat / 26-06-2026, 13:14 WIB
Tantangan RI di Industri EV: Nikel Bukan Satu-Satunya Pilihan
Jumat / 26-06-2026, 13:14 WIB
Pesilat Cilik Papua Bidik Emas Kedua di Pencak Silat Piala Presiden
Jumat / 26-06-2026, 13:11 WIB






