Profil Tampang Dean Desvi Teman dekat dari Pimpinan Yayasan yang Menjadi Tersangka Rudapaksa Anak Panti Asuhan, Lengkap dari Umur, Agama dan Akun Instagram
Dean mengaku sangat terkejut saat mengetahui bahwa sosok yang ia kenal selama bertahun-tahun ternyata terlibat dalam tindakan rudapaksa sesama jenis terhadap anak-anak panti asuhan. Meski demikian, ia mengakui bahwa sejak lama dirinya merasa ada yang berbeda dari gestur dan perilaku sang pelaku.
“Sebenarnya, sejak dulu saya sudah merasa bahwa dia memiliki gestur yang cukup gemulai. Saya pernah berpikir dia mungkin termasuk dalam kaum LGBT,” ungkap Dean. Meskipun demikian, Dean tidak pernah menduga bahwa temannya itu mampu melakukan kejahatan yang begitu mengerikan, terutama terhadap anak-anak yang seharusnya ia lindungi.
Dalam penjelasannya, Dean juga mengungkap bahwa pelaku, yang sering disebut dengan panggilan "Abi," adalah sosok yang selama ini menjadi panutan di lingkungan panti asuhan. Ia dikenal sebagai figur yang membangun tempat tersebut sebagai rumah aman bagi anak-anak yatim. Namun, di balik citra positif itu, ternyata tersimpan sisi kelam yang sangat mengejutkan.
"Yang lebih mengejutkan lagi, para donatur yang mendukung panti asuhan tersebut sangat marah dan tidak terima. Mereka merasa dikhianati karena panti yang mereka bantu ternyata menjadi tempat praktek yang tidak bermoral,” tambah Dean.
Dari informasi yang beredar, saat ini sudah ada sekitar 25 korban yang melaporkan diri ke pihak berwajib, mengungkapkan tindakan keji yang dilakukan oleh pelaku selama ini. Jumlah korban yang terus bertambah ini semakin menambah tekanan terhadap kasus ini dan menarik perhatian publik secara luas.
Bagi Dean, pengkhianatan dari teman dekatnya ini sangat menyakitkan. Ia merasa sangat terpukul mengetahui bahwa panti asuhan yang selama ini menjadi tempat aman bagi anak-anak yatim ternyata digunakan untuk kejahatan yang tidak terbayangkan. “Teman saya yang ikut membangun panti asuhan itu menangis saat tahu kenyataannya. Dia tidak bisa menerima bahwa tempat itu disalahgunakan untuk tindakan seperti ini,” kata Dean dengan nada sedih.
Kasus ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat dan pihak berwenang, mengingat jumlah korban yang terus bertambah dan dampak psikologis yang ditimbulkan pada anak-anak panti asuhan. Banyak pihak berharap agar pelaku segera diadili dan para korban mendapatkan keadilan serta pendampingan yang mereka butuhkan untuk pulih dari trauma.
Update Terbaru
Skotlandia Ungguli Haiti Lewat Gol John McGinn di Piala Dunia
Minggu / 14-06-2026, 09:13 WIB
Pemilik Bengkel Ingatkan Bahaya Cuci Motor Listrik Menggunakan Steam
Minggu / 14-06-2026, 09:12 WIB
Karl-Anthony Towns Bawa Knicks ke Ambang Gelar NBA 2026
Minggu / 14-06-2026, 09:12 WIB
Skotlandia Bidik Kemenangan atas Haiti pada Grup C Piala Dunia 2026
Minggu / 14-06-2026, 09:12 WIB
Disdukcapil Barito Utara dan Tapanuli Utara Gencarkan Perekaman KTP-el
Minggu / 14-06-2026, 09:12 WIB
Ribuan Calon Dokter Terancam Gagal Dapat Gelar Profesi
Minggu / 14-06-2026, 09:08 WIB
Pelaku Usaha Didorong Jadikan Kecerdasan Buatan Inti Operasional Bisnis
Minggu / 14-06-2026, 09:08 WIB
Skotlandia Ungguli Haiti Lewat Gol John McGinn di Piala Dunia 2026
Minggu / 14-06-2026, 09:07 WIB
Pemilik Bengkel AD Service Solo Ungkap Cara Aman Cuci Motor Listrik
Minggu / 14-06-2026, 09:04 WIB
Harga Buyback Emas Antam 14 Juni 2026 Stagnan di Level Rp2.454.000 Per Gram
Minggu / 14-06-2026, 09:04 WIB
Budaya Komunal Gamer Bergeser Akibat Warnet Gaming Kian Raib
Minggu / 14-06-2026, 09:03 WIB
Andrew Robertson Trending di Indonesia Jelang Piala Dunia 2026
Minggu / 14-06-2026, 09:00 WIB
Timnas Haiti Kembali ke Piala Dunia Setelah 52 Tahun
Minggu / 14-06-2026, 09:00 WIB
Andrew Robertson Jadi Trending Topic di Google Indonesia
Minggu / 14-06-2026, 09:00 WIB






