Siapa 2 Artis S dan C yang Nikmati Hasil Korupsi Harvey Moeis? Tersangka Bertambah hingga 6 Orang Lagi! Cek Sekarang
Berdasarkan pernyataan yang disampaikan oleh seorang pejabat yang tidak disebutkan namanya, kemungkinan besar akan ada penambahan tersangka dalam kasus yang sedang diselidiki.
Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus bekerja sesuai dengan harapan masyarakat, tanpa melakukan pemilihan-pemilihan yang tidak adil.
Lebih lanjut, pejabat tersebut menyatakan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi individu yang bertanggung jawab atas perbuatan-perbuatan terlarang, dan bahwa tidak akan ada diskriminasi dalam proses pengungkapan kasus tersebut.
"Sangat mungkin bertambah kok, tersangkanya. Kita tetap bekerja sesuai dengan harapan masyarakat.
"Orang yang patut bertanggung jawab, akan kita ungkap.
"Jadi tidak ada tebang pilih," bebernya.
Meskipun demikian, pejabat tersebut belum bersedia untuk memberikan informasi secara terperinci.
Meski demikian, ia mengakui bahwa beberapa nama terkenal atau artis telah terlibat dalam kasus tersebut. Namun, ia menolak untuk memberikan rincian lebih lanjut pada tahap ini.
Dalam konteks hukum korporat, pejabat tersebut menjelaskan bahwa segala bentuk pelanggaran seperti suap, gratifikasi, dan bahkan penerimaan manfaat dari kasus tersebut akan dikejar dan ditindak.
"Jangan khawatir, (pesohor) kayaknya memang arahnya ke sana, ya.
"Sudah kita telusuri namanya, kita akan ungkap semua.
"Terpenting juga adalah kejahatan korporasi saat ini bisa kita jadikan tersangka juga, nih.
"Jadi bukan orang per orang saja," ungkapnya.
Dalam hal ini, ia menekankan pentingnya dukungan dari masyarakat untuk memantau perkembangan kasus ini.
Pejabat tersebut juga menyoroti upaya untuk menindak tindak pidana pencucian uang, gratifikasi, suap, dan individu yang mendapat manfaat dari kasus tersebut.
Ia meminta dukungan penuh dari masyarakat dan menegaskan bahwa pihaknya memiliki berbagai strategi untuk menegakkan hukum dengan adil dan tepat.
Jika suatu tindakan tidak dapat didasarkan pada pasal tertentu, maka akan digunakan pasal lain sebagai alternatifnya. Masyarakat diharapkan untuk mendukung proses ini semaksimal mungkin.
"Untuk sekarang soal TPPU (tindak pidana pencucian uang), gratifikasi, suap, orang yang menikmati, bisa kita jerat nanti."
"Kepada masyarakat, dukung kami. Jangan lepaskan mata Anda kepada kami (Kejagung), kita akan ungkap semua.
"Masyarakat jangan khawatir, akan ditelusuri, kita punya banyak strategi untuk menghukum orang yang salah.
"Kalau nggak kena dengan (pasal) ini, kita akan sangkutkan dengan pasal lain, dukung kami semaksimal mungkin," pungkasnya.***
Update Terbaru
Komdigi Pulihkan Jaringan Telekomunikasi Pasca Gempa M 6,7 di Palu
Selasa / 16-06-2026, 20:17 WIB
J.CO Sediakan 6 Paket Promo I Love J.CO Hingga 8 Mei 2026
Selasa / 16-06-2026, 20:17 WIB
Kesepakatan Damai AS-Iran Dorong Penguatan Pasar Keuangan Global
Selasa / 16-06-2026, 20:17 WIB
Elon Musk Resmi Jadi Triliuner Usai IPO SpaceX, Kekayaan Tembus Rp 20.000 Triliun
Selasa / 16-06-2026, 20:17 WIB
Tecno Spark 50 Pro Resmi Meluncur dengan Desain Baru dan Baterai Besar
Selasa / 16-06-2026, 20:16 WIB
Jusuf Kalla: Masjid Harus Jadi Pusat Pendidikan dan Ekonomi untuk Kesejahteraan Jamaah
Selasa / 16-06-2026, 20:16 WIB
BEM Bersatu Duga Oknum Eks Petinggi Militer di Balik Penolakan MBG
Selasa / 16-06-2026, 20:16 WIB
Jerman dan Indonesia Perkuat Kemitraan Perdagangan, Investasi, dan Transisi Energi
Selasa / 16-06-2026, 20:16 WIB
Apakah 17 Juni 2026 Libur? Ini Status Tanggal Merah Setelah Tahun Baru Islam
Selasa / 16-06-2026, 20:14 WIB
Luis De La Fuente Kecewa Spanyol Gagal Kalahkan Tanjung Verde
Selasa / 16-06-2026, 20:13 WIB
Daftar Kode Redeem Outerplane Juni 2026: Klaim Ether dan Tiket Rekrutmen Gratis
Selasa / 16-06-2026, 20:13 WIB
Indomaret Tebar Promo Es Krim Potongan Harga hingga Mei 2026
Selasa / 16-06-2026, 20:13 WIB
Review Film: Disclosure Day, Ambisi Spielberg yang Terlalu Padat
Selasa / 16-06-2026, 20:13 WIB
MAXStream dan Folaplay Siarkan Piala Dunia 2026, Ini Harga Paketnya
Selasa / 16-06-2026, 20:12 WIB






