Persediaan minyak global tercatat terus menurun sejak eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah meningkat.

Pasar bahan bakar olahan juga menghadapi risiko pengetatan pasokan yang jauh lebih besar.

>>> Hasil Piala AFF 2026: Malaysia Perkasa Hantam Laos Empat Gol Tanpa Balas

Mayoritas kilang minyak domestik Australia sebenarnya dibangun pada era 1950-an dan 1960-an.

Namun, tingginya biaya operasional serta kemunculan kilang raksasa di Asia membuat banyak fasilitas lokal terpaksa tutup.

Penutupan fasilitas tersebut terjadi secara masif dalam rentang waktu tiga dekade terakhir.

Kini, hanya tersisa dua kilang minyak yang masih beroperasi di seluruh wilayah Australia.

Dua fasilitas tersebut adalah kilang Ampol di Queensland dan fasilitas Viva Energy di Victoria.

Jumlah tersebut merosot tajam dibandingkan delapan kilang yang masih aktif beroperasi pada tahun 2000.

Satu-satunya kilang minyak yang berada di Australia Barat juga telah ditutup pada tahun 2021.

Penutupan dilakukan setelah BP memutuskan mengubah fasilitas Kwinana berkapasitas 146 ribu barel per hari.

>>> Ekspansi Kredit Dorong Laba Bersih BCA Capai Rp29,5 Triliun pada 2026

Fasilitas tersebut dialihfungsikan menjadi terminal impor bahan bakar.