Namun, saat ini perusahaan memilih bergerak secara bertahap untuk menjamin mutu produk.

"Ini kan sebagai langkah bayi kita. Hari ini kita merakit Mazda CX-30, ke depannya tentu kita punya langkah-langkah yang lebih besar.

Mungkin kita akan bisa ekspor, mungkin juga menambah model lain. Tapi yang paling utama saat ini kami memastikan kualitas," jelas Ricky.

Ia menekankan bahwa Mazda tidak ingin berkompromi soal standar kendaraan yang dipasarkan. Kesiapan kualitas menjadi syarat mutlak sebelum perusahaan berani melangkah menuju pasar ekspor yang lebih kompetitif.

>>> GoPay Alami Gangguan, Pengguna Gagal Bayar Gojek dan Isi Saldo

"Target kami adalah zero defect yang akan keluar dari pabrik ini. Ke depannya kalau model bertambah, tentunya kualitasnya juga harus memenuhi standar ekspor," pungkasnya.