>>> Jenazah Presenter TVRI Papua Barat Ditemukan Setelah 9 Hari Pencarian

Analis Marex Edward Meir menilai kemampuan Houthi untuk melakukan blokade penuh masih diragukan.

Meski demikian, lalu lintas kapal di Laut Merah dan Selat Hormuz telah menurun signifikan.

Ia juga mengatakan harga minyak belum melonjak lebih tinggi karena permintaan global, terutama dari kawasan Asia, masih melemah.

Sementara itu, analis Barclays mencatat arus pengiriman minyak melalui Selat Hormuz masih berada di level rendah.

Dalam sepekan hingga 24 Juli, ekspor bersih minyak mentah dan produk olahan melalui selat tersebut hanya mencapai rata-rata 2,9 juta barel per hari, turun dari 5,9 juta barel per hari pada pekan sebelumnya.

Di Amerika Serikat, jajak pendapat awal Reuters menunjukkan persediaan minyak mentah kemungkinan menyusut pada pekan lalu, diikuti penurunan stok bensin.

>>> Tim Panjat Tebing Indonesia Optimistis Raih Dua Emas di Asian Games 2026

Sebaliknya, stok produk distilat diperkirakan mengalami peningkatan.