Netflix Nyaris Batalkan Dokumenter Michael Jackson Sepekan Sebelum Rilis
Juru bicara estate tidak menanggapi permintaan komentar.
Netflix Membantah Sempat Mempertimbangkan Pembatalan
Netflix dengan tegas membantah klaim bahwa mereka pernah berencana membatalkan dokumenter karena tekanan eksternal.
>>> Hasil Piala Presiden: Persib Kalahkan Arema 1-0, Uilliam Barros Cetak Gol
Dalam pernyataan kepada Variety, juru bicara Netflix mengatakan, “Penggambaran bahwa Netflix mempertimbangkan ulang perilisan atau mengubah arah karena tekanan dari luar adalah tidak akurat.
Serial ini diluncurkan sesuai rencana dan masuk dalam 10 besar Netflix selama tiga minggu.”
Menurut laporan, Netflix tetap mengambil sejumlah langkah pencegahan sebelum peluncuran.
Dokumenter diumumkan hanya dua minggu sebelum tayang, pemasaran diminimalkan, wawancara promosi ditolak, dan para pembuat film tidak berpartisipasi dalam wawancara promosi.
Seorang sumber menggambarkan atmosfer di dalam perusahaan dengan mengatakan, “Ada kecemasan.” Kekhawatiran itu akhirnya membuat Netflix menghindari publisitas tradisional untuk serial tersebut.
Disutradarai oleh Nick Green dan diproduksi oleh Candle True Stories, Michael Jackson: The Verdict meninjau kembali persidangan pidana Jackson tahun 2005, di mana ia dibebaskan dari semua tuduhan, termasuk pelecehan anak.
Dokumenter ini menampilkan wawancara dengan orang-orang dari kedua sisi kasus, termasuk pengacara keluarga Jackson Brian Oxman, mantan humas Raymone Bain, dua juri, dan pendukung yang hadir dalam persidangan.
Keluarga Gavin Arvizo, yang tuduhannya menjadi dasar kasus pidana, tidak berpartisipasi.
Serial ini juga memicu reaksi yang terbelah.
Sebuah petisi yang menuntut Netflix menghapus dokumenter tersebut dikabarkan telah mengumpulkan lebih dari 188.000 tanda tangan, sementara skor penonton di Rotten Tomatoes jauh lebih rendah dibandingkan ulasan kritikus.
Meskipun kontroversial, dokumenter ini terbukti sukses secara komersial.
Serial ini menarik 17,8 juta penayangan dalam lima hari pertama, mencapai nomor satu di 61 negara, dan masuk dalam 10 besar di 89 negara.
>>> FNC Entertainment Gelar Konser Keluarga 2026 FNC KINGDOM di Jepang
Hal ini menunjukkan bahwa minat publik pada akhirnya mengalahkan kontroversi seputar perilisannya.
Update Terbaru
God of War: Laufey Rilis 16 Februari 2027, Game Kratos Baru Dikonfirmasi
Minggu / 26-07-2026, 00:42 WIB
Amazon Tunda Tomb Raider: Catalyst ke 2028, Petualangan Baru Lara Croft Kian Tertunda
Minggu / 26-07-2026, 00:42 WIB
Ibu Ben Affleck, Chris Anne, Meninggal Dunia di Usia 83 Tahun
Minggu / 26-07-2026, 00:42 WIB
Rizvan Kuniev Kalahkan Tyrell Fortune di UFC Abu Dhabi
Minggu / 26-07-2026, 00:41 WIB
Anthony Joshua Hadapi Kristian Prenga di Jeddah, Langkah Menuju Laga Fury
Minggu / 26-07-2026, 00:41 WIB
Eibar Uji Perkembangan dalam Laga Uji Coba Melawan Athletic Club di Zamudio
Minggu / 26-07-2026, 00:41 WIB
MIT Pasang 500 Kamera Keamanan Berbasis AI di Seluruh Kampus
Minggu / 26-07-2026, 00:36 WIB
Simon Pegg Bergabung dengan The Rings of Power Season 3 sebagai Balrog
Minggu / 26-07-2026, 00:35 WIB
Sauron Bikin Runyam Hubungan Celeborn dan Galadriel di The Rings of Power Season 3
Minggu / 26-07-2026, 00:35 WIB
Jadwal Tayang Anime Summer 2026: Smoking Behind the Supermarket with You dan Lainnya
Minggu / 26-07-2026, 00:35 WIB
Jadwal Tayang Anime Chainsmoker Cat Episode 4 dan Review Terbaru
Minggu / 26-07-2026, 00:35 WIB
Saya Tak Biarkan Claude Akses Kata Sandi, Sekalipun Anthropic Klaim Aman
Minggu / 26-07-2026, 00:31 WIB
Mahasiswi Hukum Dituntut Usai Bom Militer Disita di Dekat Perbatasan Irlandia
Minggu / 26-07-2026, 00:31 WIB
Katy Perry Murka karena Lagu 'Firework' Dipakai Video Militer Trump
Minggu / 26-07-2026, 00:31 WIB







