"Saya melakukan semua itu, dan sekarang saya tidak bisa masuk Howard," ujarnya.

Coffield juga menyebutkan bahwa deposit yang tidak dapat dikembalikan membutuhkan usaha finansial besar. "Keluarga saya berpenghasilan rendah, kami mengumpulkan uang lewat GoFundMe," katanya.

Seorang mahasiswa yang tinggal di kampus mendesak penyelesaian administratif. "Pertanyaannya, apa yang akan dilakukan administrasi?

Sekolah ini tidak bisa berjalan tanpa mahasiswa," ujarnya.

Menanggapi hal ini, Howard University mengeluarkan pernyataan resmi. "Kami memahami bahwa pembaruan pendaftaran ini sulit dan mengecewakan bagi mahasiswa dan keluarga," tulis universitas.

Universitas menyatakan bahwa konfirmasi jumlah pendaftaran sangat penting untuk mengelola bantuan dana, program akademik, dan sumber daya perumahan.

Pemberitahuan telah dikirim berulang kali dari Maret hingga Juli.

Administrasi mengonfirmasi bahwa pemberitahuan dikirimkan kepada 502 mahasiswa baru yang akunnya belum memenuhi kewajiban pendaftaran dan keuangan pada tenggat waktu yang telah ditentukan.

>>> Serunya Menjajal Mobil dan Motor Impian di GIIAS 2026, Ada Water Obstacle hingga Lintasan 2 Km

Saat ini, Howard University sedang meninjau berkas mahasiswa yang memiliki dana beasiswa tertunda. Sementara itu, deposit sebesar $800 yang tidak dapat dikembalikan tetap tidak dikembalikan.