Profil Prada Arif Budi Sampurna Prajurit TNI yang Dikeroyok dan Ditikam di Tangerang hingga Tewas: Umur, Agama dan Akun Instagram
Ukuran Teks
Profil Prada Arif Budi Sampurna Prajurit TNI yang Dikeroyok dan Ditikam di Tangerang hingga Tewas: Umur, Agama dan Akun Instagram. Kabar duka menyelimuti korps Tentara Nasional Indonesia (TNI). Seorang prajurit TNI Angkatan Darat, Prada Arif Budi Sampurna (ABS), tewas secara tragis usai menjadi sasaran pengeroyokan dan penusukan oleh sekelompok orang di Kabupaten Tangerang, Banten.
Insiden berdarah yang terjadi pada Minggu (19/7/2026) dini hari ini diduga kuat berawal dari sepele: salah paham di sebuah tempat makan. Kini, kasus yang menyita perhatian publik tersebut tengah diusut tuntas oleh gabungan tim khusus TNI dan Polri.
Lantas, bagaimana kronologi sebenarnya dan siapa saja pelaku di balik tragedi yang merenggut nyawa prajurit yang tengah menjalankan tugas negara ini? Berikut ulasan lengkapnya.
Bermula dari Salah Paham di Tempat Makan
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, insiden maut ini tidak melibatkan sindikat kejahatan terorganisir, melainkan dipicu oleh emosi sesaat. Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, menjelaskan bahwa korban dan pelaku sebenarnya tidak saling mengenal.
"Insiden awal kejadian tersebut diduga akibat perselisihan dan salah paham di salah satu tempat makan. Kondisi ini kemudian memanas dan menyebabkan aksi pengeroyokan disertai penusukan dari suatu kelompok masyarakat terhadap Prada ABS," ujar Kolonel Tri Purwanto dalam rilis resminya, Rabu (22/7/2026).
Sayangnya, eskalasi konflik verbal di warung makan tersebut berujung pada kekerasan fisik yang fatal. Korban yang kewalahan menghadapi amukan massa tersebut akhirnya ditemukan tewas dengan luka tusuk dan luka akibat pukulan di sekujur tubuhnya.
Ditemukan Tak Bernyawa, Identitas Korban Terungkap dari KTA
Korban pertama kali ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di Jalan Raya Pondok Hijau Golf, Desa Curug Sangereng, Kabupaten Tangerang, pada Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 05.45 WIB.
Saat ditemukan oleh warga yang melintas, identitas korban sebagai anggota militer baru terungkap setelah saksi menemukan Kartu Tanda Anggota (KTA) militer di dalam saku korban. Mengetahui hal tersebut, saksi langsung melapor kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat.
Perlu diketahui, Prada Arif merupakan anggota aktif Kodam XVII/Cenderawasih. Saat kejadian, ia sedang melaksanakan tugas bantuan di Kantor Perwakilan Kodam XVII/Cenderawasih yang berkedudukan di Jakarta. Tragedi ini menjadi duka mendalam, mengingat korban gugur saat sedang menjalankan panggilan tugas negara, jauh dari kampung halamannya.
Editor: Hasyim Wijaya
Update Terbaru
Produk UMKM Akan Dipasarkan di Pesawat Komersial
Jumat / 24-07-2026, 14:10 WIB
Mengenal Lucia dan Jason, Dua Protagonis Utama GTA VI
Jumat / 24-07-2026, 14:10 WIB
Google Perluas Akses AI Agent Selalu Aktif, Tapi Tidak Murah
Jumat / 24-07-2026, 14:09 WIB
Cara Efektif Kemensos Jalankan 3 Instruksi Presiden Tahun 2026 demi Perbaikan Bansos
Jumat / 24-07-2026, 14:01 WIB
Lirik Jennie Less than a Lover Resmi Rilis Hari Ini! Simak Makna Mendalam dan Full Lirik di Sini
Jumat / 24-07-2026, 13:57 WIB
Zulhas: Pengelolaan Kopdes Diserahkan ke Desa Setelah Dua Tahun
Jumat / 24-07-2026, 13:50 WIB
Said Abdullah: RedTalks Wadah Dengar Aspirasi Anak Muda
Jumat / 24-07-2026, 13:49 WIB
China Open 2026: Jonatan Christie Tersingkir di Perempat Final
Jumat / 24-07-2026, 13:49 WIB
Kota di Swiss Wajibkan Pemilik Anjing Bersihkan Air Kencing Hewan
Jumat / 24-07-2026, 13:49 WIB
Baru Dilantik, Bos BGN Sidak Perdana ke Dapur MBG Jam 2 Pagi
Jumat / 24-07-2026, 13:49 WIB
Siapa Sukma Ningrum? Seleb TikTok yang Viral di Threads Diduga Membandingkan Bandung dengan Pasuruan
Jumat / 24-07-2026, 13:49 WIB







