Chicago akan menjadi tuan rumah WNBA All-Star Game 2026 di United Center pada Sabtu, 25 Juli 2026.

Acara ini merupakan bagian dari perayaan musim ke-30 liga dan kembali ke Chicago untuk pertama kalinya sejak 2022.

>>> Colorado Rapids vs San Diego FC: MLS Kembali Bergulir

Berbagai kegiatan komunitas akan digelar di Obama Presidential Center, termasuk Media Day, Changemaker Day, dan Junior WNBA Day.

Transformasi WNBA Sejak 2022

Nadia Rawlinson, co-owner dan operating chairman Chicago Sky, menyoroti perubahan besar dalam lanskap bola basket wanita profesional sejak terakhir kali Chicago menjadi tuan rumah.

"Yang paling berubah adalah dunia akhirnya menyadari apa yang sudah menjadi kenyataan. Kami selalu memiliki bakat hebat, pemain hebat, dan cerita hebat.

Yang hilang adalah investasi, distribusi, dan keyakinan," ujar Rawlinson.

Ia menambahkan bahwa investasi berkelanjutan berdampak langsung pada pengembangan pemain dan standar tim di seluruh WNBA.

"Ketika Anda berinvestasi pada manusia, performa akan mengikuti. Itu tercermin dari komitmen kami membangun pusat latihan terbaik," jelasnya.

>>> Jalur Serigala Sepanjang 3.500 Km Resmi Dibuka, Lewati 6 Negara Eropa

Rawlinson juga mengungkapkan harapannya agar akhir pekan All-Star dapat menghormati para pemain sebagai bintang global dan membuat Chicago bangga menjadi tuan rumah.

Ia berharap ada seorang gadis kecil yang terinspirasi setelah melihat lapangan dan membayangkan masa depannya.

Di sisi pertandingan, perdebatan susunan pemain dua tim All-Star, Team Spoon dan Team Coop, semakin memanas.

Analis olahraga Sam Cardona-Norberg, Meg Hall, dan Callie Fin mengevaluasi line-up final menjelang pertandingan.

Fin berpendapat Team Spoon memiliki keunggulan struktural berkat susunan pemain bintangnya, sementara Hall menyoroti kedalaman tim.

>>> 5 Fakta Jelang Raymond/Joaquin vs Chen/Liu di 16 Besar China Open

WNBA All-Star 2026 akan menutup rangkaian perayaan selama sepekan di Chicago, merayakan momentum liga saat ini dan pertumbuhan akar rumput di masa depan.