Courtney Stodden menyatakan puas dengan permintaan maaf Jason Alexander atas sketsa komedi kontroversial yang mereka lakukan bersama. Ia siap melanjutkan misinya dan berharap mendapat sekutu baru.

Dalam pernyataan kepada TMZ, Courtney mengaku menerima dan menghargai permintaan maaf bintang "Seinfeld" itu. Ia sungguh berharap hal tersebut datang dari refleksi yang tulus.

>>> Haley Stevens Bela Iklan Kampanye Viral 'Stick It to 'Em' sebagai 'Authentically Michigan'

Sebelumnya, Jason Alexander mengeluarkan permintaan maaf pada Selasa setelah Courtney mengkritiknya di Instagram. Kritik itu terkait sketsa "Funny or Die" tahun 2012 yang bermuatan seksual.

Courtney mengaku sangat tidak nyaman saat Jason, dalam karakter, membuat lelucon tentang payudara dan seks. Saat itu ia berusia 17 tahun dan Jason menjadi penulis acara tersebut.

Ia mengatakan terpicu setelah menonton ulang film klasik "Pretty Woman" yang dibintangi Julia Roberts.

Dalam film itu, Jason memerankan seorang playboy brengsek, yang mengingatkannya pada momen 2012 dan trauma yang dialami.

>>> Katie Holmes dan Kekasih Baru Jason Bard Yarmosky Makin Mesra

Courtney menambahkan, "Saya percaya permintaan maaf yang paling berarti adalah yang menciptakan perubahan.

Saya mendorongnya untuk mendukung dan menyumbang ke Unchained At Last, organisasi yang saya bangga advokasi bersama, yang memimpin perjuangan mengakhiri pernikahan anak di Amerika Serikat."

Seperti diketahui, Courtney menjadi advokat vokal untuk hak-hak perempuan, khususnya pernikahan di bawah umur.

>>> LeBron James Dapat Tawaran Fasilitas Golf dari Perusahaan Cleveland dan Philadelphia

Ia sendiri menikah secara sah pada usia 16 tahun dengan Doug Hutchison yang saat itu berusia 51 tahun.