Konvoi Militer Mali Disergap Aliansi Pemberontak di Gao

Sebuah konvoi militer gabungan antara Angkatan Bersenjata Mali dan Korps Afrika Rusia menderita kerugian besar dalam penyergapan terkoordinasi oleh kelompok separatis dan jihadis di dekat kota Anefis, wilayah Gao, pada 18 Juli 2026.
Serangan itu diklaim bersama oleh Front Pembebasan Azawad (FLA) pimpinan Tuareg dan afiliasi al-Qaeda, Jama'at Nusrat al-Muslimin (JNIM).
>>> Kemenekraf dan Kemendiktisaintek Sinergi Dorong Riset dan Talenta Ekonomi Kreatif
Konvoi pasokan militer yang membawa tanker bahan bakar dan kendaraan lapis baja sedang dalam perjalanan dari Anefis menuju kota Gao saat menjadi sasaran di gurun Sahara.
Tentara Mali mengonfirmasi serangan tersebut, melaporkan bahwa mereka melakukan operasi balasan dan serangan udara terarah untuk membebaskan konvoi dari posisi musuh.
Personel militer Rusia dari Korps Afrika, yang menggantikan Grup Wagner di kawasan Sahel, memberikan dukungan operasional, pengawasan, dan kemampuan serangan drone selama pertempuran.
Rekaman yang dirilis oleh kelompok pemberontak menunjukkan peralatan yang direbut dan tentara yang ditawan.
Analis militer mencatat bahwa keselarasan taktis antara FLA separatis dan JNIM Islamis mencerminkan fokus pertempuran bersama melawan pasukan negara Mali, meskipun tujuan politik jangka panjang mereka berbeda.
Aliansi Taktis di Medan Perang
"Kelompok separatis pimpinan Tuareg dan JNIM saat ini bertempur bersama karena mereka memiliki musuh bersama, yaitu angkatan bersenjata Mali dan mitra Rusia mereka dari Korps Afrika," kata Héni Nsaibia, analis senior Afrika Barat di monitor Armed Conflict Location & Event Data, dalam pernyataan kepada Al Jazeera.
Nsaibia menambahkan bahwa kedua kelompok memanfaatkan ikatan regional dan keakraban lokal untuk mengumpulkan sumber daya operasional melawan pasukan pemerintah di seluruh Mali utara.
Update Terbaru
5 Kapal Induk Terbesar di Dunia: Raksasa Laut yang Mengagumkan
Kamis / 23-07-2026, 02:16 WIB
Lemak Babi Ternyata Lebih Sehat dari Banyak Buah dan Sayur
Kamis / 23-07-2026, 02:16 WIB
Bantal Gaming Switch 2: Aksesori Paling Aneh yang Pernah Diuji, Kini Diskon
Kamis / 23-07-2026, 02:14 WIB
Call of Duty: Black Ops 7 Perluas Ricochet Anti-Cheat untuk Atasi Kecurangan di Ranked
Kamis / 23-07-2026, 02:10 WIB
AS Pertimbangkan Serangan Militer terhadap Sekutu Al-Qaeda di Mali
Kamis / 23-07-2026, 02:10 WIB
Mitch Keller Hadapi Gerrit Cole di Final Seri Pirates vs Yankees
Kamis / 23-07-2026, 02:10 WIB
Valencia Kalahkan Eldense 3-0 di Laga Uji Coba Pramusim
Kamis / 23-07-2026, 02:08 WIB
Lynx Kalahkan Storm 105-102 Berkat Duet McBride dan Miles
Kamis / 23-07-2026, 02:08 WIB
Ratusan Jurnalis Desak WHCA Hadapi Trump soal Serangan ke Pers
Kamis / 23-07-2026, 02:07 WIB
Evolusi Penyimpanan Data Game: Dari Memory Card PS1 hingga Cloud Save
Kamis / 23-07-2026, 02:07 WIB
Suami Denise Richards Minta Istri Dihukum Contempt karena Tunggakan Nafkah
Kamis / 23-07-2026, 02:07 WIB
KJ Apa Akui Makan Fast Food yang Sudah Dikencingi
Kamis / 23-07-2026, 02:07 WIB
Penyanyi R&B Nivea Umumkan Diagnosis Leukemia
Kamis / 23-07-2026, 02:07 WIB
Daftar HP Xiaomi, Redmi, dan Poco yang Kebagian Update Android 17
Kamis / 23-07-2026, 02:05 WIB







