>>> Drama Korea 'Teach You a Lesson' dan 'Agent Kim Reactivated' Pimpin Tayangan Netflix

Adegan itu bahkan menyertakan close-up dengan tetap menjaga konsistensi visual penampilan mereka.

"Karakter mungkin tidak sepenuhnya konsisten di tingkat data, tetapi secara visual kami tampaknya telah mencapai titik di mana penonton tidak mudah menyadari perbedaannya," kata Ryu.

Tantangan utama adalah adegan aksi yang melibatkan interaksi fisik. "Hambatan terbesar adalah alat AI awalnya menolak menghasilkan adegan kejam atau kekerasan," jelas Ryu.

Alat tersebut baru saja mampu menggambarkan tembakan secara meyakinkan.

Ketika AI menolak permintaan untuk menghasilkan darah, tim harus menggunakan cara lain, seperti memerintahkan sistem untuk 'ledakan saus tomat'.

Banyak orang mengira konten AI dibuat dengan sekali klik, tetapi butuh dua bulan penuh untuk menyelesaikan potongan kasar video tiga menit itu.

Tim menghabiskan sebulan penuh untuk menghasilkan gambar konsep untuk model sepeda motor dan mobil, terowongan dan jembatan, pegunungan di sekitarnya, dan bahkan es yang mengapung di sungai.

Meskipun tim menghasilkan kurang dari 300 bidikan akhir, mereka menghasilkan lebih dari 2.000 bidikan selama proses produksi.

Ryu menekankan bahwa keahlian manusia tetap penting. "Tidak peduli seberapa realistis gambar, penonton akan menyadari ketika alur terasa salah," katanya.

"Kami mendekatinya seolah-olah kami syuting aksi langsung, dengan perhatian khusus pada konstruksi dan pengarahan setiap bidikan menggunakan tata bahasa visual sinema."

Meskipun industri masih berhati-hati, Ryu mengatakan semakin banyak kreator yang mengeksplorasi video AI setelah eksperimen 'Agent Kim Reactivated'.

"Saya pikir AI akan segera menjadi sesuatu yang tidak bisa diabaikan oleh industri," ujarnya.

>>> BTS Rilis Live Clip 'NORMAL' di Tengah Tur 'ARIRANG' yang Tak Terhentikan

"Saya berharap orang lain yang bekerja di film dan televisi merangkul perubahan, belajar menggunakan teknologi dengan cara mereka sendiri, dan memanfaatkan peluang yang diciptakannya."