Pernyataan Sikap Ruben Onsu: Mengutamakan Kebaikan Anak di Atas Segalanya

Di tengah sorotan publik yang begitu tajam terhadap kehidupan pribadinya, Ruben menegaskan bahwa setiap langkah hukum yang diambilnya tidak lepas dari prinsip utama: kesejahteraan anak. Pernyataan ini seolah menjadi penegas bahwa ego pribadi harus dikesampingkan demi masa depan Thalia dan Thania.
 
"Alhamdulillah, hari ini mediasi berjalan dengan baik, ya. Doakan saja mudah-mudahan semuanya baik dan bisa diselesaikan dalam mediasi," ungkap Ruben.
 
Kalimat penutupnya saat ditemui wartawan semakin menguatkan komitmen emosionalnya: "Insyaallah, semuanya dari kita ingin yang terbaik. Karena tidak ada yang mau menyelesaikan masalah dengan cara tidak baik. Yang penting, ini semua kita lakukan demi Thalia dan Thania."
 
Pernyataan ini tentu memberikan sedikit angin segar bagi para pengamat hukum dan penggemar setia keluarga tersebut, bahwa pintu dialog masih terbuka lebar dan tidak ada keinginan dari kedua belah pihak untuk memperkeruh suasana.
 

Sorotan Publik dan Harapan akan Penyelesaian Kekeluargaan

Kasus hak asuh anak antara Ruben Onsu dan Sarwendah bukan sekadar berita selebriti biasa. Ini adalah potret nyata dari kompleksitas hubungan keluarga modern yang terekspos di ruang publik. Netizen dan pengamat psikologi anak kerap menyuarakan harapan agar proses hukum ini tidak menjadi trauma berkepanjangan bagi Thalia dan Thania yang masih membutuhkan figur kedua orang tuanya secara utuh, meski dalam rumah tangga yang berbeda.
 
Mediasi sendiri, dalam sistem peradilan Indonesia, merupakan tahap wajib yang dirancang untuk mendorong penyelesaian sengketa secara kekeluargaan. Keberhasilan mediasi tidak hanya menghemat waktu dan biaya persidangan, tetapi yang lebih penting, menjaga kesehatan psikologis anak dari dampak konflik hukum yang berlarut-larut.