Diduga Dipengaruhi Alkohol, Pelaku Malah Cengar-Cengir

Berdasarkan investigasi awal tim di lapangan dan kesaksian dari pihak keamanan, pria yang nekat memeluk Tantri diduga kuat berada di bawah pengaruh minuman keras (alkohol). Hal ini dilihat dari gestur tubuh dan respons pelaku yang tidak wajar saat berhasil dilumpuhkan dan diamankan.
 
Alih-alih menunjukkan penyesalan atau ketakutan karena telah melakukan tindakan melanggar hukum, pria tersebut justru terlihat tidak sadar diri.
 
"Mungkin diduga tidak sadarkan diri, bukan tidak sadar apa ya, dalam pengaruh minuman keras mungkin ya. Jadi gak sadarlah gitu," jelas Tantri.
 
Ia juga menceritakan respons konyol pelaku saat digiring oleh aparat kepolisian. "Pas katanya sih, kata tim aku waktu pas lagi dibawa sama polisi, dia masih cengar-cengir, 'Saya teh fans-nya,' sambil cengar-cengir tapi sambil ya, nggak sadar," tuturnya menirukan gaya pelaku.
 
 

Pujian untuk Tim Keamanan: Pahlawan Tak Terlihat

Meski sempat syok, Tantri menyampaikan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya kepada kru dan teknisi yang bertugas. Tanpa kecepatan berpikir dan tindakan fisik dari timnya, insiden ini bisa saja berujung pada hal-hal yang tidak diinginkan, mengingat posisi Tantri yang sedang terpojok dan lengah.
 
"Jadi untungnya memang ada teknisi ku yang memang cepat gitu menghalau si Mas itu. Mereka langsung bereaksi," ucap Tantri dengan nada lega.
 

Bayang-Bayang Trauma dan Evaluasi Total Keamanan Panggung

Insiden di Sukabumi ini bukanlah pertama kalinya Tantri berurusan dengan bahaya fisik akibat ulah penonton yang tidak terkendali. Sebelumnya, pelantun lagu Beraksi ini pernah mengalami insiden menyeramkan hingga terjatuh dari panggung setinggi 2 meter akibat desakan dan ulah penonton.
 
Melihat rekaman video insiden pemelukannya yang kini mulai beredar di media sosial, Tantri menyadari bahwa nyawanya dan keselamatan timnya sedang dipertaruhkan. Pengalaman pahit ini menjadi tamparan keras baginya.
 
"Ya dibilang trauma sih ini mungkin jadi salah satu pelajaran buat aku sama tim juga. Gak bisa sembarangan, harus lebih ekstra hati-hati di atas panggung," tegas Tantri.
 
Ia juga memberikan pesan keras, baik untuk penggemar, penonton, maupun para penyelenggara acara (event organizer) di seluruh Indonesia. " Gak bisa sembarangan orang naik yang memang bukan bagian dari kita, gitu. Karena memang menghindari hal-hal seperti itu. Keselamatan artis dan kru harus jadi prioritas," tutupnya mengingatkan.